kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Pfizer: Varian Covid-19 di Afrika Selatan bisa menurunkan kemampuan vaksin


Kamis, 18 Februari 2021 / 09:42 WIB
ILUSTRASI. Logo Pfizer terlihat di lokasi pemasok global di Havant, Inggris, Senin (1/2/2021). REUTERS/Matthew Childs


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Para peneliti mengakui saat ini belum ada patokan yang pasti untuk menentukan tingkat antibodi yang diperlukan untuk melindungi dari tubuh manusia virus.

"Kami tidak tahu berapa angka netralisasi minimum. Kami tidak memiliki garis batas itu," ungkap Profesor UTMB, Pei-Yong Shi.

Profesor Shi meyakinkan bahwa meskipun varian virus baru secara signifikan mengurangi keefektifan vaksin, vaksin seharusnya tetap mampu melindungi dari gejala yang parah dan kematian.

"Perlu lebih banyak pekerjaan untuk memahami apakah vaksin tersebut bekerja melawan varian Afrika Selatan, termasuk uji klinis dan pengembangan korelasi perlindungan," lanjut Shi.

Untuk saat ini Pfizer dan BioNTech mengatakan mereka sudah melakukan penelitian erupa untuk memahami apakah vaksin mereka efektif terhadap varian lain yang pertama kali ditemukan di Brasil.

Selanjutnya: Setelah Pfizer, WHO beri izin penggunaan darurat vaksin virus corona AstraZeneca




TERBARU

[X]
×