Sumber: Reuters | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - PARIS/MANILA. Philippine Airlines (PAL) siap memesan 15 pesawat Boeing 787-10 dan sembilan jet Airbus A350-1000, menandai pembelian Boeing pertamanya dalam hampir 20 tahun, kata sumber industri pada hari Jumat (10/7).
Melansir dari Reuters, pesanan tersebut kemungkinan akan diumumkan di Farnborough Airshow bulan ini.
Keputusan untuk memasukkan Boeing 787 secara otomatis akan memicu persaingan mesin terpisah antara Rolls-Royce Inggris dan raksasa AS, GE Aerospace.
Airbus dan Boeing menolak berkomentar tentang diskusi komersial.
Baca Juga: China Larang Ekspor Helium, Industri Chip Dunia Terancam!
Philippine Airlines mengatakan tidak dapat memberikan informasi tentang potensi akuisisi armada.
Kesepakatan ini terjadi setelah presiden maskapai tersebut mengungkapkan pada sebuah pertemuan puncak industri pada bulan Juni bahwa maskapai tersebut berencana untuk memesan pesawat baru dalam beberapa bulan ke depan.
Bloomberg News melaporkan awal pekan ini bahwa maskapai tersebut telah memilih untuk membagi pesanan sekitar 20 pesawat antara Airbus dan Boeing.
PAL saat ini memiliki armada pesawat berbadan lebar campuran yang sebagian besar terdiri dari Airbus A330 generasi sebelumnya dan Boeing 777, serta beberapa A350 yang lebih baru. 787-10 bersaing paling langsung dengan model A330neo yang telah ditingkatkan dari Airbus.
Menyusul konfrontasi global terkait tarif, Washington berupaya mempersempit defisit perdagangannya dengan Filipina—yang mencapai hampir US$5 miliar pada tahun 2024.
Filipina telah berjanji untuk meningkatkan impor dari Amerika Serikat.
Pada saat yang sama, PAL sedang melakukan ekspansi seiring dengan rencana pembangunan bandara baru dan bulan lalu mengumumkan rencana untuk bergabung dengan aliansi oneworld, mengakhiri keterisolasiannya dari kelompok maskapai penerbangan utama.
Baca Juga: China Larang Ekspor Helium, Industri Chip Dunia Terancam!














