kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

PM India: Gelombang kedua infeksi virus corona datang seperti badai


Rabu, 21 April 2021 / 12:35 WIB
ILUSTRASI. Perdana Menteri India Narendra Modi berbicara kepada media di dalam halaman parlemen di New Delhi, India, Senin (14/9/2020). REUTERS/Stringer.


Sumber: Al Jazeera,Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

“Kita harus menyelamatkan negara dari penguncian. Saya mengimbau negara bagian, mereka harus menggunakan lockdown sebagai opsi terakhir, dan lebih memperhatikan zona penahanan mikro,” kata Modi dalam pidatonya mengenai situasi virus corona terkini.

Penguncian telah berlaku di seluruh negeri ketika infeksi melonjak di India, termasuk di New Delhi selama seminggu mulai Senin malam untuk mencoba menahan virus corona dan memberikan bantuan ke rumahsakit.

Manish Sisodia, Wakil Menteri Utama New Delhi, mengungkapkan, rumahsakit pemerintah di kota berpenduduk 20 juta orang itu hanya memiliki oksigen 8-24 jam. Sementara beberapa rumahsakit swasta cuma punya cukup oksigen untuk empat sampai lima jam.

"Jika kami tidak mendapatkan cukup pasokan besok pagi, itu akan menjadi bencana," katanya kepada Reuters, menyerukan bantuan segera dari pemerintah pusat.

Selanjutnya: India catatkan rekor 1.761 kematian akibat Covid-19, sejumlah kota mulai lockdown




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×