Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - TOKYO. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi berharap bank sentral Jepang dapat terus bekerja erat dengan pemerintah untuk mencapai target inflasi 2% secara berkelanjutan, yang disertai dengan kenaikan upah.
Pernyataan itu disampaikan Takaichi dalam konferensi pers pada Rabu (18/2/2026), usai ia kembali terpilih sebagai perdana menteri.
Menurutnya, pencapaian inflasi ideal tidak semata didorong oleh kenaikan biaya produksi, melainkan harus dibarengi dengan pertumbuhan pendapatan masyarakat.
“Saya berharap Bank of Japan terus berkoordinasi dengan pemerintah dan menjalankan kebijakan moneter yang tepat, sehingga target inflasi 2% bisa dicapai secara stabil dan berkelanjutan, seiring dengan kenaikan upah,” ujar Takaichi.
Baca Juga: Bank Sentral Negara Maju Mulai Ubah Arah Kebijakan Moneter, Simak Rangkumannya!
Ia juga menyinggung pertemuannya dengan Gubernur Bank of Japan Kazuo Ueda awal pekan ini. Namun, Takaichi menegaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan agenda rutin untuk bertukar pandangan mengenai kondisi ekonomi dan keuangan, tanpa merinci lebih jauh isi pembahasannya.
Pemerintah Jepang selama ini menekankan pentingnya inflasi yang sehat, yakni inflasi yang didukung oleh pertumbuhan upah, agar daya beli masyarakat tetap terjaga dan pemulihan ekonomi berjalan lebih solid.













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)