kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.664   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.636   -31,42   -0,47%
  • KOMPAS100 867   -5,52   -0,63%
  • LQ45 658   -5,19   -0,78%
  • ISSI 231   -0,99   -0,43%
  • IDX30 368   -3,06   -0,83%
  • IDXHIDIV20 455   -4,73   -1,03%
  • IDX80 99   -0,80   -0,81%
  • IDXV30 125   -1,37   -1,08%
  • IDXQ30 118   -1,17   -0,99%

Prancis siap membalas, perang dagang dengan AS bakal pecah?


Senin, 06 Januari 2020 / 15:14 WIB
ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump tiba ke konferensi pers KTT G7 di Biarritz, Prancis, 26 Agustus 2019.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Menurut Kantor Perwakilan Dagang AS (USTR), penyelidikan atas "Bagian 301" menemukan, pajak Prancis tidak konsisten dengan prinsip-prinsip kebijakan pajak yang berlaku di dunia internasional. Dan, sangat memberatkan bagi perusahaan-perusahaan AS yang terkena dampak, termasuk Google, Facebook, Apple, dan Amazon.

Baca Juga: Raksasa otomotif Prancis PSA Group sepakat merger dengan Fiat Chrysler

Kepala Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer menyebutkan, Pemerintahan Trump juga sedang menjajaki, apakah akan membuka penyelidikan serupa terhadap pajak layanan digital yang Austria, Italia, dan Turki berlakukan.

"USTR fokus pada tindakan melawan proteksionisme yang berkembang di negara-negara anggota Uni Eropa, yang secara tidak adil, baik melalui pajak layanan digital ataupun upaya lain, yang menargetkan perusahaan-perusahaan layanan digital AS terkemuka," kata Lighthizer beberapa waktu lalu seperti Reuters lansir.




TERBARU

[X]
×