kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Prancis siap membalas, perang dagang dengan AS bakal pecah?


Senin, 06 Januari 2020 / 15:14 WIB
Prancis siap membalas, perang dagang dengan AS bakal pecah?
ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump tiba ke konferensi pers KTT G7 di Biarritz, Prancis, 26 Agustus 2019.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Menurut Kantor Perwakilan Dagang AS (USTR), penyelidikan atas "Bagian 301" menemukan, pajak Prancis tidak konsisten dengan prinsip-prinsip kebijakan pajak yang berlaku di dunia internasional. Dan, sangat memberatkan bagi perusahaan-perusahaan AS yang terkena dampak, termasuk Google, Facebook, Apple, dan Amazon.

Baca Juga: Raksasa otomotif Prancis PSA Group sepakat merger dengan Fiat Chrysler

Kepala Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer menyebutkan, Pemerintahan Trump juga sedang menjajaki, apakah akan membuka penyelidikan serupa terhadap pajak layanan digital yang Austria, Italia, dan Turki berlakukan.

"USTR fokus pada tindakan melawan proteksionisme yang berkembang di negara-negara anggota Uni Eropa, yang secara tidak adil, baik melalui pajak layanan digital ataupun upaya lain, yang menargetkan perusahaan-perusahaan layanan digital AS terkemuka," kata Lighthizer beberapa waktu lalu seperti Reuters lansir.




TERBARU

[X]
×