kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Presiden Tepco resign karena tak bisa atasi krisis nuklir


Jumat, 20 Mei 2011 / 14:26 WIB
ILUSTRASI. Harga mobil bekas Ford Focus makin murah, kini mulai Rp 50 juta


Reporter: Dyah Megasari, Bloomberg |

TOKYO. Presiden Tokyo Electric Power Co (Tepco), Masataka Shimizu mengundurkan diri dari utilitas. Krisis nuklir yang lebih buruk dari bencana Chernobyl itu memaksa Shimizu meletakkan jabatannya.

Toshio Nishizawa yang saat ini duduk di posisi managing direktur akan menggantikan Shimizu. Tepco menyatakan menderita kehilangan pendapatan hingga 1,25 triliun yen atau setara dengan US$ 15 miliar per Maret lalu. Akibatnya, utilitas harus menangguk kerugian dengan jumlah fantastis yaitu 812 miliar yen.

Sebelumnya, manajemen Tepco telah dikritik oleh perdana menteri Jepang karena tak mampu melakukan penanganan krisis secara signifikan. Bahkan Shimizu tak mengunjungi Fukushima selama sebulan pasca gempa yang menggempur Fukushima.

“Respon yang baik belum ada sama sekali,” ujar Gubernur Tokyo Shintaro Ishihara. Bahkan reaksi Tepco terhadap krisis yang terjadi saat ini sudah sangat terlambat.




TERBARU

[X]
×