kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

Raja Charles Cabut Gelar Pangeran Andrew dan Usir dari Kediaman Kerajaan


Jumat, 31 Oktober 2025 / 12:51 WIB
Raja Charles Cabut Gelar Pangeran Andrew dan Usir dari Kediaman Kerajaan
Pangeran Andrew dari Inggris meninggalkan Westminster Abbey setelah upacara penobatan Raja Charles dan Ratu Camilla di London, Inggris, 6 Mei 2023. REUTERS/Toby Melville


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Sumber istana mengatakan meski Andrew terus membantah tuduhan, jelas ada kesalahan penilaian serius. Keputusan Raja Charles dilakukan dengan dukungan keluarga besar, termasuk pewaris takhta, Pangeran William.

Pemindahan Andrew dari Windsor juga dipandang signifikan karena media melaporkan ia tidak membayar sewa rumah mewah berisi 30 kamar tersebut selama dua dekade, meski sebelumnya membiayai renovasinya.

Bahkan, komite parlemen Inggris sempat mempertanyakan apakah Andrew masih layak tinggal di rumah tersebut.

Baca Juga: Aktivitas Tambang Nikel di Raja Ampat Diduga Langgar UU dan Putusan MK 2023

Survei menunjukkan dukungan generasi muda terhadap keluarga kerajaan terus menurun. Dengan dukungan William, Charles dianggap mengambil langkah strategis untuk melindungi institusi kerajaan, prioritas utama setiap penguasa.

Langkah ini mengingatkan sejarah Inggris tahun 1936, ketika Edward VIII terpaksa turun takhta demi menikahi seorang janda Amerika, tetap memegang gelar Duke of Windsor tetapi pada dasarnya diasingkan dari Inggris.


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×