kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.886   -14,00   -0,08%
  • IDX 7.998   63,18   0,80%
  • KOMPAS100 1.128   11,06   0,99%
  • LQ45 819   2,93   0,36%
  • ISSI 282   4,14   1,49%
  • IDX30 426   0,23   0,05%
  • IDXHIDIV20 513   -2,20   -0,43%
  • IDX80 126   1,03   0,83%
  • IDXV30 139   0,00   0,00%
  • IDXQ30 139   -0,38   -0,27%

Ronde kedua perang tarif AS-China


Minggu, 01 September 2019 / 20:11 WIB
Ronde kedua perang tarif AS-China
ILUSTRASI. Pertemuan Presiden AS Donald Trump dengan Presiden China Xi Jinping saat KTT G20


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Yudho Winarto

Serta, ada sekitar US$ 200 miliar produk yang masuk kategori barang konsumsi dan produk bangunan seperti furnitur, penyedot debu, perlengkapan pencahayaan, pipa, tas tangan, koper dan lantai vinil.

15 Desember

Bagian kedua dari tarif 15% untuk barang-barang China yang sebelumnya tidak terkena bea masuk AS dijadwalkan berlaku pada 15 Desember 2019. Daftar ini mewakili jantung sektor teknologi konsumen, termasuk ponsel senilai US$ 43 miliar yang diimpor dari China pada 2018, laptop dan komputer tablet senilai US$ 37 miliar dan mainan senilai US$ 12 miliar.

Trump menunda tarif pada produk ini, untuk menghindari dampak penjualan pada musim natla untuk Apple dan perusahaan ritel lain. Daftar ini mencakup sekitar US$ 156 miliar total impor 2018 dari China berdasarkan data Biro Sensus AS.

Retaliasi China

Pasca Trump mengumumkan akan meningkatkan tarif pada bulan Agustus 2019, Beijing mengumumkan pihaknya akan mengenakan tarif tambahan 5% atau 10% pada total 5.078 kategori produk dari AS, yang mewakili nilai sekitar US$ 75 miliar setiap tahun.

Baca Juga: Donald Trump: Perundingan dagang AS-China lanjut, tarif impor AS tetap jalan

Langkah China ini berlaku pula dalam dua langkah pada 1 September 2019 dan 15 Desember 2019, menargetkan minyak mentah AS untuk pertama kalinya dengan tarif 5%. Impor keledai AS juga sudah dikenai tarif 25% oleh China, dan akan dipukul tambahan 5% pada 1 September 2019, sementara daging sapi dan babi dari AS akan mendapat tambahan tarif 10%.

Beijing juga akan memasang kembali tarif 25% untuk kendaraan buatan AS dan tarif 5% untuk suku cadang mobil yang telah ditangguhkan pada bulan Desember saat momentum negosiasi dagang AS dan China.

China sudah menetapkan tarif atas produk AS senilai US$ 110 miliar, mulai dari 5% hingga 25%. Termasuk kedelai, daging sapi, makanan laut, babi, sayuran, gas alam cair, wiski, dan etanol.

Berdasarkan impor 2018, hanya ada sekitar US$ 10 miliar impor AS yang tidak tersentuh, dengan kategori terbesar terdiri dari pesawat komersial yang dibangun oleh Boeing Co.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×