kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.060   58,00   0,32%
  • IDX 5.328   49,47   0,94%
  • KOMPAS100 686   6,42   0,94%
  • LQ45 536   5,41   1,02%
  • ISSI 181   1,90   1,06%
  • IDX30 301   3,09   1,04%
  • IDXHIDIV20 393   4,01   1,03%
  • IDX80 79   0,89   1,14%
  • IDXV30 109   1,50   1,39%
  • IDXQ30 99   1,11   1,13%

Rusia Terapkan Taktik Baru Tank untuk Memecah Kebuntuan di Ukraina


Selasa, 13 Januari 2026 / 10:23 WIB
Rusia Terapkan Taktik Baru Tank untuk Memecah Kebuntuan di Ukraina
ILUSTRASI. Tank T-14 Armata Rusia (Evgeny Biyatov/via REUTERS). Taktik tank berpasangan kini jadi andalan baru Rusia di Ukraina. Temukan bagaimana dukungan drone terus-menerus mengubah peta serangan.


Sumber: Forbes | Editor: Noverius Laoli

Meski inovatif, taktik ini menghadapi sejumlah tantangan. Tank yang bergerak terpisah tetap rentan terhadap serangan drone Ukraina, yang biasanya dioperasikan dari luar jangkauan tembakan tank. Tank juga mudah terdeteksi secara visual dan akustik. 

Keamanan komunikasi antara tank dan drone, serta koordinasi dengan pasukan infanteri, sering terganggu oleh kemampuan perang elektronik Ukraina.

Logistik juga menjadi masalah besar. Tank membutuhkan bahan bakar diesel dalam jumlah besar, sementara pasokan makanan, air, dan amunisi ke garis depan kerap diserang drone Ukraina. Mengembalikan tank ke operasi ini memperberat beban logistik.

Meski demikian, taktik ini diprediksi memberi keuntungan jangka pendek bagi Rusia. Tank yang kembali digunakan bisa menambah daya tembak, memungkinkan infanteri menembus pertahanan Ukraina lebih dalam dan menahan posisi yang direbut. 

Baca Juga: Ukraina Sebut Pasukan Korea Utara Kendalikan Drone Mata-mata di Atas Wilayahnya

Dalam front sepanjang 600 mil, pasukan Rusia sejauh ini hanya mencapai sedikit kemajuan meski mengalami kerugian besar, termasuk di kota strategis seperti Pokrovsk, Kostiantynivka, Chasiv Yar, dan Toretsk.

Namun, Ukraina diperkirakan akan cepat menyesuaikan strategi. Drone akan tetap menjadi kunci, dan Ukraina kemungkinan meningkatkan rintangan seperti ranjau anti-tank, penghalang, dan parit. 

Akibatnya, taktik baru ini kemungkinan hanya menghasilkan keuntungan sementara, tanpa mengubah keseimbangan perang secara signifikan.

Baca Juga: Putin Isyaratkan Rusia Bersedia Tukar Wilayah dalam Kesepakatan dengan Ukraina

Selain itu, reintroduksi tank juga bisa menjadi upaya Rusia untuk memulihkan reputasi sebagai produsen kendaraan tempur yang efektif, setelah reputasi tersebut menurun selama perang.

Taktik tank baru Rusia menunjukkan adaptasi terhadap medan perang yang dikuasai drone sekaligus batas adaptasi itu sendiri.

Meskipun dapat meningkatkan kemampuan ofensif sementara, kerentanan pada deteksi, komunikasi, dan logistik membuat taktik ini tidak mungkin mengubah hasil jangka panjang konflik.


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×