kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Rusia vs AS: Ini peta kekuatan senjata strategis, mulai rudal hingga pembom


Senin, 24 Mei 2021 / 23:20 WIB


Sumber: TASS | Editor: S.S. Kurniawan

Tetapi juga, karena pengecualian sepihak dari 56 peluncur SLBM Trident II dan 41 pembom B-52H dari senjata yang dinyatakan di bawah New START.

"Perlengkapan mereka dilakukan sedemikian rupa sehingga Rusia tidak bisa memastikan senjata ofensif strategis ini dinonaktifkan untuk penggunaan senjata nuklir, sebagaimana ditetapkan oleh Ketentuan 3 Seksi I Bagian Tiga dari Protokol New START," ujar Kementerian Luar Negeri Rusia.

Kementerian Luar Negeri Rusia menambahkan, AS telah mengganti nama empat fasilitas peluncuran rudal yang mereka gunakan untuk pelatihan, agar sesuai dengan kategori "fasilitas pelatihan" yang tidak masuk dalam New START

Tapi, AS menolak untuk menyatakannya di bawah New START sebagai peluncur ICBM non-operasional. "Dengan cara ini, jumlah yang diperbolehkan sesuai dengan Ketentuan 1c Pasal II New START telah melebihi 101 unit," imbuh Kementerian Luar Negeri Rusia.

Selanjutnya: Skala persenjataan militer China & Rusia memang mengerikan, bagaimana saat bertempur?




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×