Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Saham perusahaan chip kecerdasan buatan (AI) asal China, Shanghai Enflame Technology melonjak hampir 200% dalam debut perdananya di Bursa Shanghai, Jumat (11/9/2026).
Melansir Reuters, Saham Enflame dibuka pada level 410 yuan per saham, jauh di atas harga penawaran umum perdana (IPO) sebesar 142,18 yuan.
Harga saham kemudian sempat menyentuh level 475 yuan sebelum diperdagangkan di kisaran 430 yuan.
Baca Juga: Harga Minyak Goyang Pasar Keuangan: Yield Obligasi Global Naik, Pasar Saham Merosot
Lonjakan tersebut terjadi ketika pasar saham China justru bergerak melemah. Indeks teknologi STAR Market turun lebih dari 2%, sementara indeks CSI 300 terkoreksi 1,43%.
Kinerja saham Enflame mencerminkan tingginya minat investor terhadap perusahaan chip AI China, di tengah upaya Beijing mengurangi ketergantungan terhadap pemasok chip asal Amerika Serikat (AS), seperti Nvidia.
Enflame merupakan salah satu perusahaan rintisan chip AI China yang kerap disebut sebagai bagian dari kelompok "empat naga GPU kecil". Kelompok tersebut juga mencakup Moore Threads, MetaX dan Biren Technology.
Dalam IPO tersebut, Enflame menawarkan 43,04 juta saham baru atau setara dengan 10% dari modal saham setelah penawaran. Perusahaan menghimpun dana sekitar 6,12 miliar yuan atau sekitar US$912 juta.
Berdasarkan harga IPO, Enflame memiliki kapitalisasi pasar sekitar 61,2 miliar yuan. Namun, dengan harga saham di sekitar 430 yuan, kapitalisasi pasar perusahaan telah melonjak menjadi sekitar 185 miliar yuan atau lebih dari tiga kali lipat dibandingkan valuasi saat IPO.
Baca Juga: Rupiah dan Ringgit Tertekan Jumat (11/9), Dolar AS Kembali Menguat
Enflame didukung oleh raksasa teknologi China, Tencent, yang menjadi pemegang saham terbesar perusahaan dengan kepemilikan 17,95% setelah IPO.
Ketergantungan Enflame terhadap Tencent juga cukup besar. Prospektus perusahaan menunjukkan, penjualan yang terkait dengan Tencent menyumbang 83,79% dari total pendapatan Enflame pada 2025. Tencent juga merupakan pelanggan terbesar Enflame sebelum perusahaan melantai di bursa.
Didirikan pada 2018, Enflame memproduksi chip dan kartu akselerator yang digunakan untuk menjalankan layanan AI di pusat data.
Perusahaan juga menawarkan sistem komputasi berkapasitas besar serta perangkat lunak yang membantu pelanggan mengoperasikan chip tersebut.
Dari dana hasil IPO, sebagian besar akan digunakan untuk mengembangkan chip AI generasi kelima dan keenam, perangkat lunak terkait, serta sistem komputasi berskala besar.
Meski mencatat lonjakan harga yang signifikan pada hari pertama perdagangan, jumlah saham Enflame yang dapat diperdagangkan publik relatif terbatas.
Baca Juga: Dolar Australia Tertekan Jumat (11/9), Yield Obligasi Tembus Level Tertinggi 15 Tahun
Hanya sekitar 17,9 juta saham atau 4,16% dari modal saham setelah IPO yang tersedia untuk diperdagangkan pada awal debut.
Lonjakan saham Enflame menambah daftar perusahaan teknologi China yang memanfaatkan tingginya permintaan investor terhadap sektor AI dan semikonduktor domestik, seiring dorongan pemerintah China untuk membangun alternatif lokal terhadap teknologi chip asal AS.














