kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   25.000   0,97%
  • USD/IDR 16.846   28,00   0,17%
  • IDX 8.937   11,28   0,13%
  • KOMPAS100 1.229   2,00   0,16%
  • LQ45 868   0,40   0,05%
  • ISSI 324   0,94   0,29%
  • IDX30 440   -0,98   -0,22%
  • IDXHIDIV20 517   -1,78   -0,34%
  • IDX80 137   0,24   0,18%
  • IDXV30 144   -0,01   0,00%
  • IDXQ30 140   -0,81   -0,58%

Saham Teknologi Raup Rekor Inflow US$75 Miliar Meski Valuasi Dianggap Tinggi


Jumat, 21 November 2025 / 16:16 WIB
Saham Teknologi Raup Rekor Inflow US$75 Miliar Meski Valuasi Dianggap Tinggi
ILUSTRASI. Saham teknologi diproyeksikan BofA capai inflow US$75 miliar pada 2025, tertinggi sepanjang sejarah. Investor tetap memburu sektor ini di tengah kekhawatiran valuasi. REUTERS/Jeenah Moon/File Photo


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - LONDON. Saham teknologi tetap berada di jalur untuk mencatatkan arus masuk (inflow) terbesar sepanjang sejarah, mencapai US$75 miliar pada 2025, menurut catatan weekly flow show Bank of America (BofA) yang dirilis Jumat.

Data tersebut menyoroti kuatnya minat investor terhadap sektor teknologi, meskipun muncul kekhawatiran terkait valuasi yang semakin mahal.

Saham-saham teknologi mengalami reli sepanjang tahun ini, dengan Nasdaq naik sekitar 14% dan sempat mencapai rekor tertinggi pada akhir Oktober. Namun, reli tersebut mulai goyah dan indeks teknologi itu turun 2% pada Kamis.

Inflow Saham Teknologi Tetap Kuat

Dalam laporan mingguan arus dana global, BofA menyebut saham teknologi mencatat inflow sebesar US$4,4 miliar dalam sepekan hingga Rabu.

Baca Juga: Bursa China dan Hong Kong Anjlok, Sentimen Merosot Usai Wall Street Terpuruk

Hal ini menunjukkan sektor tersebut masih menjadi primadona investor di tengah volatilitas pasar dan kekhawatiran mengenai harga saham yang dinilai terlalu tinggi.

Di sisi lain, dana kripto mencatat outflow mingguan US$2,2 miliar, yang merupakan terbesar kedua dalam sejarah. Aset kripto terseret oleh aksi jual besar-besaran pada aset berisiko, menyebabkan Bitcoin dan Ether turun ke level terendah dalam beberapa bulan pada Jumat.

Treasuries Amerika Kembali Jadi Tempat Aman

Sementara itu, U.S. Treasuries mencatat inflow US$8,8 miliar, tertinggi sejak April ketika tarif Liberation Day yang diberlakukan Presiden AS Donald Trump mengguncang pasar global.

Arus dana masuk ke obligasi pemerintah AS menunjukkan investor tengah mencari instrumen yang lebih aman di tengah meningkatnya ketidakpastian pasar.


Tag


TERBARU

[X]
×