kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.903   -36,00   -0,20%
  • IDX 6.388   44,77   0,71%
  • KOMPAS100 841   8,62   1,04%
  • LQ45 638   7,02   1,11%
  • ISSI 221   2,20   1,01%
  • IDX30 358   3,78   1,07%
  • IDXHIDIV20 436   3,28   0,76%
  • IDX80 96   1,03   1,08%
  • IDXV30 120   0,85   0,71%
  • IDXQ30 114   1,02   0,91%

Senator Republik mendesak Trump untuk membuka kembali pemerintahan AS


Senin, 14 Januari 2019 / 05:30 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Seorang senator dari Partai Republik yang dekat dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk kembali membuka pemerintahan AS pasca penutupan sementara (shutdown) yang dilakukan sejak 23 hari lalu, yang merupakan rekor penutupan terpanjang pemerintahan AS. Hal ini dilakukan untuk membicarakan perjanjian anggaran keamanan perbatasan yang diusulkan Trump.

Graham, Ketua Komite Kehakiman Senat mendesak Trump untuk membuka kembali pemerintahan secara terbatas pada hari Minggu agar perundingan kembali berjalan.

Jika tak ada kemajuan, kata Graham, maka Trump hari menyatakan keadaan darurat nasional sebagai cara agar Senat menyetujui anggaran pembangunan tembok perbatasan. Namun rencana ini bukanlah rencana yang populer di kalangan anggota Partai Republik.

"Sebelum menarik opsi legislatif, saya akan mendorong mereka untuk membuka pemerintahan untuk waktu singkat, seperti tiga minggu, sebelum berunding untuk mendapat kesepakatan,"jelas Graham di Fox News Sunday seperti dikutip Reuters Senin (13/1).

Menurut Graham, Trump menyatakan akan membuat kesepakatan dan selanjutkan membuka pemerintahan.

Sebelumnya, dalam kongres Partai Demokrat menolak usulan anggaran Trump sebesar US$ 5,7 miliar untuk membangun tembok perbatasan dengan Meksiko




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×