Sumber: Daily Beast | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Gates menegaskan bahwa pertemuannya dengan Epstein semata-mata untuk urusan filantropi dan menyebut hubungannya dengan Epstein sebagai “kesalahan besar.”
Juru bicara Gates menegaskan bahwa Epstein tidak pernah menjadi penasihat Gates dan bahwa tidak ada hubungan keuangan antara Gates dan Epstein, termasuk terkait biaya pendidikan Antonova.
“Mr. Gates bertemu dengan Epstein semata-mata untuk tujuan filantropi. Setelah gagal menarik Mr. Gates ke luar urusan tersebut, Epstein mencoba menggunakan hubungan masa lalu untuk menekan Mr. Gates, namun tidak berhasil,” ujar juru bicara Gates.
Antonova sendiri sebelumnya mengatakan kepada Wall Street Journal bahwa ia tidak mengetahui latar belakang Epstein saat pertama kali bertemu dan mengira ia hanya seorang pengusaha kaya yang menawarkan bantuan. Ia mengaku kini merasa “jijik” setelah mengetahui lebih jauh tentang Epstein.
Rilis Besar-Besaran Berkas Epstein
Dokumen ini merupakan bagian dari rilis besar berdasarkan Epstein Files Transparency Act, yang memaksa Departemen Kehakiman AS membuka jutaan halaman dokumen, termasuk email, foto, dan video terkait Epstein.
Ini bukan tuduhan sensasional pertama yang menyeret nama Gates. Media AS juga melaporkan draf email lain yang menuding Gates terkait penyakit menular seksual dan dugaan upaya menyembunyikannya dari mantan istrinya, Melinda French Gates, klaim yang dibantah keras oleh pihak Gates.
Tonton: OJK Buka Suara Soal Pemeriksaan Kasus Pasar Modal Oleh Bareskrim
Bill Gates dan Melinda French Gates resmi bercerai pada 2021 setelah 24 tahun menikah. Melinda sebelumnya menyatakan bahwa hubungan Gates dengan Epstein turut berkontribusi pada keretakan rumah tangga mereka.
Gates menegaskan ia tidak pernah mengunjungi pulau Epstein, tidak pernah bertemu perempuan melalui Epstein, dan hanya menghadiri beberapa jamuan makan malam sejak 2011 yang kini sangat ia sesali.
Epstein sendiri meninggal di penjara New York pada 2019 saat menunggu persidangan atas tuduhan perdagangan seks. Dalam tahun-tahun terakhir hidupnya, ia disebut kerap memanfaatkan dan memperjualbelikan kedekatannya dengan para miliarder dan pemimpin dunia, serta diam-diam mengejek mereka.













