kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.979   35,00   0,20%
  • IDX 5.853   -145,68   -2,43%
  • KOMPAS100 758   -19,48   -2,50%
  • LQ45 577   -10,92   -1,86%
  • ISSI 202   -6,22   -2,99%
  • IDX30 327   -5,70   -1,71%
  • IDXHIDIV20 402   -6,85   -1,68%
  • IDX80 86   -2,08   -2,36%
  • IDXV30 109   -2,23   -2,01%
  • IDXQ30 105   -1,68   -1,57%

Tekanan China kian meningkat, Taiwan gelar latihan perang skenario invasi musuh


Rabu, 07 April 2021 / 13:55 WIB
ILUSTRASI. Seorang prajurit berjaga saat latihan militer Combat Readiness Week di Hsinchu, Taiwan, Kamis (29/10/2020). REUTERS/Ann Wang


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

Keesokan harinya, Angkatan Laut AS menyatakan, Theodore Roosevelt Carrier Strike Group memasuki Laut China Selatan pada 4 April untuk melakukan operasi rutin, kunjungan kedua tahun ini.

Fase kedua dari latihan perang Taiwan akan melibatkan mobilisasi sekitar 8.000 pasukan cadangan untuk bergabung dengan latihan tembak langsung dan anti-pendaratan. Sementara personel rumah sakit mengadakan latihan untuk menangani gelombang besar korban.

Ketika ditanya, apakah Kedutaan Besar de facto, Institut Amerika Serikat di Taiwan, akan mengirim perwakilan untuk mengawasi latihan tersebut, Liu bilang, rencana seperti itu telah "dibahas" tetapi "tidak akan dilaksanakan", dengan alasan sensitivitas militer.

Washington tidak memiliki hubungan formal dengan Taipei tetapi merupakan pemasok senjata terbesarnya. Pemerintahan Presiden Joe Biden telah bergerak untuk meyakinkan Taiwan bahwa komitmennya kepada mereka "sangat kokoh".

Selanjutnya: Terbang tanpa lensa Luneburg, jet tempur siluman China siap untuk pertempuran nyata




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×