kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Terima dua set resimen S-400 Triumf, sistem pertahanan udara Rusia makin kuat


Rabu, 11 November 2020 / 21:44 WIB
Terima dua set resimen S-400 Triumf, sistem pertahanan udara Rusia makin kuat
ILUSTRASI. Sistem rudal anti-pesawat S-400 Rusia.


Sumber: TASS | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - MOSKOW. Sistem pertahanan udara Rusia semakin kuat. Almaz-Antey Group baru-baru ini mengirimkan dua set resimen sistem rudal anti-pesawat jarak menengah dan jauh S-400 Triumf.

"Almaz-Antey Group mengirimkan set resimen berikutnya dan terakhir dari sistem rudal permukaan-ke-udara S-400 Triumf ke Kementerian Pertahanan Rusia," kata CEO Almaz-Antey Group Yan Novikov dalam pernyataan Rabu (11/11) seperti dikutip TASS.

"Komitmen kami kepada Kementerian Pertahanan Rusia untuk mengirimkan sistem pertahanan udara S-400 Triumf tahun ini sudah semua kami penuhi dan lebih cepat dari jadwal," ujar dia.

Setelah pengiriman ke Kementerian Pertahanan, sistem S-400 langsung mengadakan latihan uji tembak. "Mengacu hasil penembakan, perangkat keras militer beroperasi tanpa hambatan dan uji coba berhasil," sebut Novikov.

Baca Juga: Putin: Triad nuklir membuat upaya tekanan terhadap Rusia menjadi sia-sia

Sebelumnya, Distrik Militer Pusat Rusia melaporkan, resimen rudal anti-pesawat dari Wilayah Samara di daerah Volga telah pindah ke Wilayah Astrakhan, setelah menerima sistem S-400 Triumf terbaru yang menggantikan sistem S-300.

S-400 Triumf, NATO menyebutnya SA-21 Growler, adalah sistem rudal permukaan-ke-udara jarak menengah dan jauh terbaru buatan Almaz-Antey, yang mulai beroperasi di militer negeri beruang merah pada 2007. 

Sistem rudal tersebut dirancang untuk menghancurkan pesawat, kapal laut, dan rudal balistik. Juga, bisa digunakan meluluhlantakkan instalasi darat. S-400 Triumf dapat menyerang target pada jarak hingga 400 km dan ketinggian sampai 30 km.

Selanjutnya: Vladimir Putin: Kerjasama militer antara negara-negara SCO meningkat signifikan




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×