kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Thailand Bakal Minta Reksadana Saham Banyak Investasi di Saham Lokal


Selasa, 13 Agustus 2024 / 16:48 WIB
ILUSTRASI. Reksadana. 


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - BANGKOK. Pemerintah Thailand akan reksa dana milik pemerintah lebih banyak berinvestasi di saham dalam negeri. Cara ini dilakukan untuk mendorong bursa saham yang tengah dalam tekanan dan menjadi bursa saham dengan kinerja terburuk di Asia tahun ini. 

Wakil Menteri Keuangan Thailand Paopoom Rojansakul mengatakan, dana tersebut akan berdampak positif bagi pasar modal dan memberikan opsi untuk menabung, tanpa mengungkapkan kenaikan dana dalam reksadana.

Baca Juga: Tumbuh 11%, Investor Pasar Modal Capai 13,45 Juta per 9 Agustus 2024

Menteri Keuangan Pichai Chunhavajira sebelumnya mengatakan ukuran Reksa Dana Vayupak akan dinaikkan sebesar 100 miliar baht ($2,84 miliar) menjadi 150 miliar baht. Kepemilikan teratas dana Vayupak saat ini meliputi perusahaan minyak dan gas terbesar di Thailand, PTT, grup keuangan SCBX dan Krung Thai Bank.

Indeks saham utama Thailand telah jatuh 8,4% sepanjang tahun ini dan menjadi pasar dengan kinerja terburuk di Asia dengan investor asing menjual saham senilai 120 miliar baht ($3,4 miliar) selama periode tersebut.




TERBARU

[X]
×