kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.705.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 16.970   -23,00   -0,14%
  • IDX 9.137   3,51   0,04%
  • KOMPAS100 1.258   -5,43   -0,43%
  • LQ45 889   -4,49   -0,50%
  • ISSI 334   -0,08   -0,02%
  • IDX30 455   -0,53   -0,12%
  • IDXHIDIV20 538   0,47   0,09%
  • IDX80 140   -0,68   -0,48%
  • IDXV30 149   0,19   0,13%
  • IDXQ30 146   -0,10   -0,07%

Trump Ancam Kenakan Tarif 200% pada Anggur Prancis, Apa Alasannya?


Selasa, 20 Januari 2026 / 13:30 WIB
Trump Ancam Kenakan Tarif 200% pada Anggur Prancis, Apa Alasannya?
ILUSTRASI. Presiden Trump mengancam tarif 200% untuk anggur Prancis jika Macron menolak Dewan Perdamaiannya. (REUTERS/Evelyn Hockstein)


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif 200% pada anggur dan sampanye Prancis, sebuah langkah yang menurutnya akan mendorong Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk bergabung dengan inisiatif Dewan Perdamaian Trump yang bertujuan untuk menyelesaikan konflik global.

Ketika ditanya oleh seorang reporter tentang pernyataan Macron bahwa ia tidak akan bergabung dengan dewan tersebut, Trump berkata, "Apakah dia mengatakan itu? Yah, tidak ada yang menginginkannya karena dia akan segera lengser dari jabatannya."

"Saya akan mengenakan tarif 200% pada anggur dan sampanyenya, dan dia akan bergabung, tetapi dia tidak harus bergabung," kata Trump seperti dilansir Reuters, Selasa (20/1/2026).

Baca Juga: Nasib Greenland: Trump Ungkap Panggilan Telepon dengan NATO Soal Keamanan Global

Prancis bermaksud menolak undangan untuk bergabung dengan inisiatif tersebut, pada tahap ini, menurut sebuah sumber yang dekat dengan Macron pada hari Senin.

Trump awalnya mengusulkan pembentukan Dewan Perdamaian ketika ia mengumumkan rencananya untuk mengakhiri perang di Gaza pada September lalu. Tetapi undangan yang dikirim kepada para pemimpin dunia pekan lalu menguraikan peran luas dalam mengakhiri konflik secara global.

Draf piagam yang dikirim ke sekitar 60 negara oleh pemerintahan AS menyerukan agar para anggotanya menyumbangkan $1 miliar dalam bentuk tunai jika mereka ingin keanggotaan mereka berlangsung lebih dari tiga tahun, menurut dokumen yang dilihat oleh Reuters.

Baca Juga: Presiden Rusia Vladimir Putin Diundang Bergabung dalam “Dewan Perdamaian” Trump

Pemerintah bereaksi hati-hati terhadap undangan Trump, sebuah rencana yang menurut para diplomat dapat membahayakan kerja Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Pada hari Senin, Trump juga mengatakan bahwa ia telah mengundang Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menjadi anggota dewan perdamaian. "Dia diundang," kata Trump.

Selanjutnya: Kapan Jadwal Rekrutmen BUMN 2026? Ini Poin Penting yang Harus Dipersiapkan

Menarik Dibaca: Ingin Rambut Lembap Saat Musim Hujan, Ellips Hadirkan Hair Mask 1 Menit


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×