kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Trump dan Putin Sepakat Hentikan Perang di Ukraina


Kamis, 13 Februari 2025 / 08:54 WIB
ILUSTRASI. U.S. President Donald Trump attends a meeting with Jordan's King Abdullah (not pictured), in the Oval Office at the White House in Washington, U.S., February 11, 2025. REUTERS/Nathan Howard 


Reporter: Havid Vebri | Editor: Havid Vebri

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden AS Donald Trump akan melakukan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin guna membahas perang di Ukraina.

Dalam percakapan telepon pada Rabu (12/2), Trump dan Putin sepakat ingin menghentikan jutaan kematian yang terjadi dalam perang Rusia-Ukraina.

Menurut Trump, ia bersama Putin akan segera melangsungkan pertemuan dalam waktu dekat guna membahas lebih lanjut soal rencana mengakhiri konflik bersenjata antara Rusia dengan Ukraina.

Trump juga telah meminta Menteri Luar Negeri Marco Rubio, Direktur CIA John Ratcliffe, Penasihat Keamanan Nasional Michael Waltz dan utusan khususnya Steve Witkoff untuk memimpin negosiasi dengan Rusia dan Ukraina.

Baca Juga: Trump Berencana Gunakan Undang-Undang Perdagangan 1930 untuk Terapkan Tarif Balasan

Dia yakin proses negosiasi akan berhasil. Trump menegaskan kembali klaimnya, bahwa perang Rusia-Ukraina tidak akan pernah dimulai jika dia menjabat presiden AS kala itu.

Selain membahas perang dengan Ukraina, pertemuan Trump dengan Putin juga akan membahas rencana kerjasama kedua negara secara lebih jauh.

"Kami akan berbicara tentang kekuatan negara masing-masing dan manfaat besar yang akan didapatkan suatu hari nanti jika bekerja sama," kata Trump dalam platform media sosialnya, Truth Social.

Trump mengatakan, pertemuan nantinya akan ditindaklanjuti tim dari masing-masing negara untuk melakukan negosiasi lanjutan.




TERBARU

[X]
×