kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Trump dengan senang hati kenakan tarif impor pada lebih banyak produk China, jika...


Selasa, 11 Juni 2019 / 17:19 WIB

Trump dengan senang hati kenakan tarif impor pada lebih banyak produk China, jika...


KONTAN.CO.ID - TOKYO. Menteri Keuangan Amerika Serikat Steven Mnuchin kembali menebar ancaman pada China. Kali ini ia menyebut Presiden Donald Trump dengan senang hati akan mengenakan lebih banyak tarif pada barang-barang buatan Tiongkok jika tak ada kemajuan dalam pembicaraan perdagangan dengan China

Dilansir dari South China Morning Post Mnuchin menyebut Trump tidak memiliki keraguan untuk memperkenalkan tarif pada lebih banyak pada produk yang diimpor dari China jika tidak ada perkembangan saat rencana pertemuan dengan Presiden China Xi Jinping pada akhir bulan ini.


Di sela pertemuan para Menteri Keuangan G20 di Fukuoka, Jepang, Mnuchin bilang saat ini bola panas ada di pihak Beijing.

"Jika China ingin melangkah maju dengan kesepakatan itu, kami siap untuk melangkah maju dengan persyaratan yang telah kami lakukan. Jika tidak, maka Presiden Trump dengan senang hati akan bergerak dengan pengenaan tarif untuk menyeimbangkan kembali hubungan kedua negara," jelasnya.

Mnuchin sebelumnya mengatakan bahwa ia telah melakukan diskusi secara jujur soal perdagangan dengan Gubernur bank sentral China Yi Gang di sela-sela KTT keuangan. Itu adalah pertemuan tatap muka pertama para pejabat senior dari AS dan China sejak negosiasi perdagangan goyah pada bulan lalu.

"Melakukan pertemuan konstruktif dengan Gubernur PBOC Yi Gang, di mana kami melakukan diskusi terbuka mengenai masalah perdagangan," katanya dalam sebuah tweet.

PBOC kemudian menerbitkan pemberitahuan singkat di situs webnya mengatakan kedua pejabat bertukar pandangan tentang kondisi keuangan global, masalah G20 dan topik yang menjadi perhatian bersama.

Mnuchin mengatakan pada hari Sabtu bahwa pertemuannya dengan Yi hanya akan membahas masalah perdagangan rutin yang tidak terkait dengan negosiasi yang macet. "Pertemuan penting berikutnya tentang masalah itu tidak akan terjadi sampai Trump dan Xi bertemu di KTT para pemimpin G20 di Osaka pada 28 Juni hingga 29 Juni," katanya.


Sumber : South China Morning Post
Editor: Tendi
Video Pilihan


Close [X]
×