kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.000   -49,00   -0,29%
  • IDX 7.184   136,22   1,93%
  • KOMPAS100 993   21,00   2,16%
  • LQ45 727   10,98   1,53%
  • ISSI 257   5,98   2,38%
  • IDX30 393   4,71   1,21%
  • IDXHIDIV20 487   -0,17   -0,03%
  • IDX80 112   2,02   1,84%
  • IDXV30 135   -0,77   -0,57%
  • IDXQ30 128   1,38   1,08%

Trump: Pemimpin Tertinggi Iran harus sangat berhati-hati dengan kata-katanya!


Sabtu, 18 Januari 2020 / 06:25 WIB
Trump: Pemimpin Tertinggi Iran harus sangat berhati-hati dengan kata-katanya!
ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump terlihat di layar televisi ketika ia menyampaikan pernyataan tentang Iran, terlihat di ruang pengarahan Pentagon di Arlington, Virginia, AS, 8 Januari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Khamenei menyebutkan, pekerjaan Mayor Jenderal Qassem Soleimani untuk memperluas pengaruh militer Iran di luar negeri akan terus berlanjut. Dan, Pasukan Quds "melindungi negara-negara yang tertindas di seluruh kawasan."

Dia mengatakan, tentara Pasukan Quds adalah "pejuang tanpa batas". Soleimani, Kepala Pasukan Quds Garda Revolusi, tewas dalam serangan militer AS di Baghdad, Irak, pada 3 Januari lalu.

Pasca Soleimani tewas, Iran menggempur pangkalan militer AS di Irak dengan rudal sebagai aksi balas. Tapi, rudal mereka secara tidak sengaja menembak jatuh pesawat penumpang Ukraina yang menewaskan seluruh penumpang dan awak pada 8 Januari lalu.

aca Juga: Melunak, Iran membuka dialog dengan dunia untuk mencegah perang

"Kecelakaan pesawat itu adalah tragedi pahit yang membakar hati kami," kata Khamenei. "Tetapi, beberapa orang mencoba menggunakannya sebagai alasan untuk menutupi kemartiran komandan besar kita, Soleimani".

Khamenei menyatakan dalam khotbahnya: "Badut-badut Amerika yang berbohong dan mengatakan mereka bersama rakyat Iran harus melihat siapa rakyat Iran".




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×