kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.897   15,00   0,08%
  • IDX 6.320   -54,10   -0,85%
  • KOMPAS100 826   -9,36   -1,12%
  • LQ45 628   -5,71   -0,90%
  • ISSI 218   -1,83   -0,83%
  • IDX30 351   -3,13   -0,88%
  • IDXHIDIV20 427   -2,47   -0,58%
  • IDX80 94   -1,01   -1,06%
  • IDXV30 118   -0,80   -0,67%
  • IDXQ30 111   -0,74   -0,66%

Trump: Pemimpin Tertinggi Iran harus sangat berhati-hati dengan kata-katanya!


Sabtu, 18 Januari 2020 / 06:25 WIB
ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump terlihat di layar televisi ketika ia menyampaikan pernyataan tentang Iran, terlihat di ruang pengarahan Pentagon di Arlington, Virginia, AS, 8 Januari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Khamenei menyebutkan, pekerjaan Mayor Jenderal Qassem Soleimani untuk memperluas pengaruh militer Iran di luar negeri akan terus berlanjut. Dan, Pasukan Quds "melindungi negara-negara yang tertindas di seluruh kawasan."

Dia mengatakan, tentara Pasukan Quds adalah "pejuang tanpa batas". Soleimani, Kepala Pasukan Quds Garda Revolusi, tewas dalam serangan militer AS di Baghdad, Irak, pada 3 Januari lalu.

Pasca Soleimani tewas, Iran menggempur pangkalan militer AS di Irak dengan rudal sebagai aksi balas. Tapi, rudal mereka secara tidak sengaja menembak jatuh pesawat penumpang Ukraina yang menewaskan seluruh penumpang dan awak pada 8 Januari lalu.

aca Juga: Melunak, Iran membuka dialog dengan dunia untuk mencegah perang

"Kecelakaan pesawat itu adalah tragedi pahit yang membakar hati kami," kata Khamenei. "Tetapi, beberapa orang mencoba menggunakannya sebagai alasan untuk menutupi kemartiran komandan besar kita, Soleimani".

Khamenei menyatakan dalam khotbahnya: "Badut-badut Amerika yang berbohong dan mengatakan mereka bersama rakyat Iran harus melihat siapa rakyat Iran".




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×