Sumber: Reuters | Editor: Harris Hadinata
KONTAN.CO.ID - NEW DELHI. Tata Motors Passenger Vehicles (PV) India menargetkan bisa meraih pangsa pasar 18%-20% di segmen kendaraan penumpang dan kendaraan listrik atawa electric vehicle (EV) India. Perusahaan ini juga menargetkan margin EBITDA dua digit.
Manajemen Tata mengumumkan target-target tersebut dalam pengumuman laporan tahunan perusahaan ini, Selasa (16/6/2026), sebagaimana dilaporkan Reuters. Target ini disususnseiring dengan rencana investasi miliaran dolar di seluruh segmen kendaraan penumpang dan kendaraan listrik.
Tata Motors PV berencana menginvestasikan 330 miliar hingga 350 miliar rupee, sekitar Rp 61,78 triliun hingga Rp 65,53 triliundalam bisnis kendaraan penumpang dan listriknya mulai tahun fiskal 2026-2030. Perusahaan ini mengharapkan permintaan domestik yang stabil, didorong oleh pertumbuhan sport utility vehicle (SUV), model berbahan bakar gas alam terkompresi (CNG), dan kendaraan listrik.
Baca Juga: Pesawat Pembom B-52 AS Jatuh di California, Sebanyak 8 Awak Diduga Tewas
"Kami memasuki tahun fiskal 2027 dengan percaya diri, didukung oleh serangkaian peluncuran baru yang kuat dan penawaran multi-powertrain," kata Chairman Tata Motors PV N. Chandrasekaran, seperti dikutip Reuters, Selasa (16/6/2026).
Jaguar Land Rover (JLR), yang menyumbang sekitar 80% pendapatan Tata, berencana mempertahankan rencana investasinya sebesar £18 miliar, sekitar Rp 427,76 triliun, selama lima tahun. Investasi dilakukan mulai tahun fiskal 2024
JLR bertujuan menurunkan volume titik impasnya menjadi sekitar 300.000 unit selama dua tahun ke depan. Dari strategi ini, JLR menargetkan penghematan biaya sebesar £1,7 miliar.
Baca Juga: Ekonomi China Terancam: Produksi Melonjak, Konsumsi Malah Anjlok!
Tata Motors PV akan terus fokus pada kendaraan listrik. Perusahaan ini merencanakan merilis lima model baru pada tahun fiskal 2030 dan seterusnya.













