kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.003.000   87.000   2,98%
  • USD/IDR 16.810   76,00   0,45%
  • IDX 7.655   -665,89   -8,00%
  • KOMPAS100 1.056   -92,81   -8,08%
  • LQ45 750   -62,28   -7,66%
  • ISSI 279   -26,33   -8,63%
  • IDX30 390   -28,00   -6,70%
  • IDXHIDIV20 463   -30,35   -6,15%
  • IDX80 117   -10,49   -8,25%
  • IDXV30 128   -10,57   -7,65%
  • IDXQ30 126   -8,28   -6,17%

Trump Senang Dolar Melemah, Tapi Investor Justru Panik Borong Emas


Kamis, 29 Januari 2026 / 05:52 WIB
Trump Senang Dolar Melemah, Tapi Investor Justru Panik Borong Emas
ILUSTRASI. Mengejutkan, Presiden Trump menyambut baik pelemahan dolar. Namun, reaksi pasar justru berbeda, ada apa di balik fenomena ini? (CFOTO via Reuters Connect/CFOTO)


Sumber: Fortune,Fortune,Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Menurut Turner, jika The Fed memberi sinyal jeda kenaikan suku bunga, dolar bisa mendapat sedikit dukungan. Namun, jika dolar tetap melemah meski imbal hasil obligasi AS naik, hal itu akan menjadi sinyal momentum bearish yang kuat bagi dolar.

“Dolar bisa memasuki fase pelemahan lanjutan sekitar 3%. Sulit dijustifikasi dengan fundamental, tapi sekarang dolar yang harus membuktikan diri,” tulis Turner.

Di tengah melemahnya fungsi dolar sebagai penyimpan nilai, investor berbondong-bondong ke emas. Bank sentral di berbagai negara juga mulai meningkatkan cadangan emas sebagai lindung nilai terhadap penurunan dolar.

Drama dolar dan emas ini sedikit menutupi kinerja pasar saham AS. Indeks S&P 500 mencetak rekor tertinggi baru, naik 0,41% ke level 6.978,6. Namun bagi investor asing, kenaikan tersebut tergerus oleh pelemahan dolar sekitar 1%, sehingga secara global nilai aset AS justru turun.

Tonton: Pasar Stablecoin Menyusut, Investor Pilih Emas Ketimbang Bitcoin

Secara keseluruhan, pasar tampaknya bertaruh bahwa strategi Trump dengan dolar lemah demi ekspor dan saham akan menguntungkan pasar ekuitas. Namun sebagai langkah berjaga-jaga, investor tetap memborong emas.

Selanjutnya: Bahaya Asam Urat Tinggi: Ginjal, Jantung, Stroke, dan Diabetes Mengintai!

Menarik Dibaca: Bahaya Asam Urat Tinggi: Ginjal, Jantung, Stroke, dan Diabetes Mengintai!




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×