kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Vladimir Putin Bertemu Pemimpin Belarusia, Masalah Ukraina Tidak Disinggung


Kamis, 06 April 2023 / 07:20 WIB
ILUSTRASI. Presiden Rusia Vladimir Putin menyambut Presiden Belarusia Alexander Lukashenko di Moskow pada hari Rabu (5/4/2023) untuk mengadakan pembicaraan selama dua hari. REUTERS/Shamil Zhumatov


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - MOSKOW. Presiden Rusia Vladimir Putin menyambut Presiden Belarusia Alexander Lukashenko di Moskow pada hari Rabu (5/4/2023) untuk mengadakan pembicaraan selama dua hari. Namun dalam pidato pembukaan, keduanya tidak menyinggung masalah perang di Ukraina.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan pada pekan lalu bahwa kedua pemimpin akan membahas seruan Lukashenko untuk gencatan senjata segera di Ukraina. 

Bulan lalu, Putin mengatakan bahwa Rusia akan mengerahkan senjata nuklir taktis di Belarus.

"Saya harus mengatakan bahwa kita telah melakukan banyak hal sebagai hasil kerja sama kita di semua bidang," kata Putin kepada Lukashenko dalam pernyataan resminya yang disiarkan oleh televisi pemerintah seperti yang dilansir Reuters.

Dia menambahkan, "Kami akan membahas semua ini besok - ini berlaku untuk kerja sama kami di arena internasional dan bersama-sama memecahkan masalah untuk memastikan keamanan negara kami."

Baca Juga: Kritik Keanggotaan Finlandia di NATO, Rusia: Itu adalah Kesalahan yang Bersejarah

Moskow adalah pendukung politik dan keuangan terdekat Minsk. Lukashenko mengizinkan Putin untuk menggunakan wilayah Belarus sebagai landasan peluncuran invasi ke Ukraina pada Februari 2022.

Rusia dan Belarus secara resmi merupakan bagian dari Negara Kesatuan, sebuah persatuan dan aliansi tanpa batas antara dua bekas republik Soviet. Populasi Rusia sebelum perang adalah sekitar 140 juta jiwa, sedangkan Belarus hanya 9 juta jiwa.

Baca Juga: Senjata Nuklir Rusia di Belarusia akan Ditempatkan di Sayap Timur NATO




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×