kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Warga AS abaikan anjuran tinggal di rumah saat liburan Thanksgiving


Kamis, 26 November 2020 / 06:04 WIB
ILUSTRASI. Warga Amerika mengabaikan permintaan dari pejabat negara bagian dan lokal agar tetap tinggal di rumah selama liburan Thanksgiving. ANTARA FOTO/REUTERS/Chris Aluka Berry/foc/cfo


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

“Jika kita melakukan hal-hal itu, kita akan berhasil. Jadi itu permohonan terakhir saya sebelum liburan," kata Fauci kepada program ABC News" Good Morning America "pada hari Rabu.

Keluarga dengan mahasiswa telah dipaksa untuk mengevaluasi risiko berkumpul kembali untuk Thanksgiving.

Francesca Wimer, seorang mahasiswa di Northwestern University di Illinois, terbang pulang ke Washington dengan mengenakan masker N95 dan pelindung wajah dan check in di hotel selama 14 hari. Dia melakukan karantina untuk melindungi orang tua dan kakek neneknya.

Baca Juga: Inilah negara yang bakal vaksinasi vaksin corona bagi warganya

“Dia kembali ke sekelompok orang yang rentan. Kami tidak percaya bahwa tes saja sudah cukup," kata ibunya, Cynthia Wimer.

Luke Burke, yang belajar di Syracuse University di bagian utara New York, berencana menghabiskan Thanksgiving bersama keluarganya di New Jersey sampai teman sekamarnya dinyatakan positif minggu lalu.

"Maaf aku tidak bisa berada di sana bersama orang tuaku, tapi itu hal yang benar untuk dilakukan," kata Burke.

Selanjutnya: Ingat! Jangan tolak vaksin Covid-19 jika dapat kesempatan imunisasi




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×