kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.087   -23,00   -0,13%
  • IDX 6.049   9,13   0,15%
  • KOMPAS100 791   2,57   0,33%
  • LQ45 601   1,78   0,30%
  • ISSI 210   -0,06   -0,03%
  • IDX30 339   0,49   0,14%
  • IDXHIDIV20 423   0,88   0,21%
  • IDX80 90   0,21   0,24%
  • IDXV30 116   0,07   0,06%
  • IDXQ30 109   0,20   0,18%

Was-was karena anggaran militer China naik, Jepang tuntut penjelasan


Jumat, 22 Mei 2020 / 16:39 WIB
ILUSTRASI. Tentara China. Was-was karena anggaran militer China naik, Jepang minta penjelasan. REUTERS/Jason Lee TPX IMAGES OF THE DAY


Sumber: Reuters | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - TOKYO. China meningkatkan anggaran pertahanan mereka. Tak pelak, hal ini memancing respons dari negara tetangga.

Dilansir dari Reuters, juru bicara pemerintah Jepang mendesak China untuk terbuka tentang dana yang dihabiskannya untuk militer dan tujuan keamanannya degan kenaikan anggaran ini.

Baca Juga: Meski tengah panas, China diklaim siap mengimpor lebih banyak produk pertanian AS

"China terus mengumumkan peningkatan pengeluaran pertahanan yang besar dan kami mendesaknya untuk transparan tentang pengeluaran itu, kekuatan militernya dan kebijakan pertahanan nasional," kata Kepala Sekretaris Kabinet Yoshihide Suga.

Di sisi lain, militer China belakangan ini kerap ini makin aktif di kawasan Pasifik. Terutama di Laut China Selatan dan Laut China Timur.

Aksi tersebut kerap berbuntut konflik dengan sejumlah negara tetangga. Mulai dari Vietnam, Filipina, Malaysia hingga Jepang.

Baca Juga: Tak cuma di Indonesia, ribuan warga Malaysia juga ngotot mudik meski dilarang

Anggaran pertahanan China tahun ini sendiri naik 6,6% dari tahun lalu. Dengan kenaikan itu, anggaran pertahanan China menjadi 1,268 triliun yuan (US$ 178,16 miliar).

Perdana Menteri China Li Keqiang pun berjanji angkatan bersenjata China, yang terbesar di dunia, tidak akan menjadi lebih buruk.

"Kami akan memperdalam reformasi dalam pertahanan nasional dan militer, meningkatkan kapasitas dukungan logistik dan peralatan kami, dan mempromosikan pengembangan inovatif ilmu pengetahuan dan teknologi yang terkait dengan pertahanan," katanya.

Baca Juga: Soal UU Keamanan Hong Kong, AS langsung bersiap memberi sanksi bagi China

"Kami akan memperbaiki sistem mobilisasi pertahanan nasional dan memastikan persatuan antara militer dan pemerintah dan antara militer dan rakyat tetap solid," tambahnya. 




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×