kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.707   26,00   0,15%
  • IDX 6.461   -73,54   -1,13%
  • KOMPAS100 856   -10,81   -1,25%
  • LQ45 651   -8,28   -1,26%
  • ISSI 223   -1,77   -0,79%
  • IDX30 361   -4,82   -1,31%
  • IDXHIDIV20 451   -6,99   -1,53%
  • IDX80 98   -1,17   -1,18%
  • IDXV30 124   -1,89   -1,50%
  • IDXQ30 117   -1,35   -1,15%

WHO: 90% kasus virus corona datang dari Eropa dan Amerika Serikat


Selasa, 14 April 2020 / 18:21 WIB
ILUSTRASI. Logo di luar gedung Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) selama pertemuan dewan eksekutif tentang pemutakhiran wabah virus corona di Jenewa, Swiss, 6 Februari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Lampu hijau tersebut menyala tak lama setelah Modena, produsen obat asal Amerika Serikat (AS), mengatakan, telah memulai tes pada manusia untuk vaksin mereka bersama Institut Kesehatan Nasional AS.

Baca Juga: Tembus 3.000 kasus corona, Singapura dalam situasi kritis

GlaxoSmithKline Plc dan Sanofi SA mengatakan pada Selasa (14/4), mereka juga akan mengembangkan vaksin untuk melawan virus corona yang menyebar sangat cepat di dunia.

Kedua perusahaan pembuat obat tersebut menyatakan, mereka berharap bisa memulai uji klinis untuk vaksin pada paruh kedua tahun ini. Jika berhasil, vaksin akan tersedia pada semester dua tahun depan.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×