kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

WHO bilang Covid-19 punya karakter unik, apa maksudnya?


Rabu, 04 Maret 2020 / 10:23 WIB
WHO bilang Covid-19 punya karakter unik, apa maksudnya?


Sumber: People's Daily,Xinhua | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

WHO mengeluarkan laporan bersama dengan China terkait penyakit virus corona 2019. Berikut sejumlah hal utama yang wajib diketahui seperti yang dilansir dari People's Daily:

- COVID-19 adalah virus zoonosis (dari hewan). Dari analisis filogenetik yang dilakukan, kelelawar tampaknya merupakan reservoir virus COVID-19, tetapi inang perantara belum teridentifikasi.

Baca Juga: Demi cegah virus corona, mulai hari ini Singapura perluas Stay-Home Notice

- COVID-19 ditransmisikan melalui tetesan dan fomites selama kontak tertutup yang tidak terlindung antara pihak yang terinfeksi dengan pihak yang tidak terinfeksi.

- Penularan melalui udara belum dilaporkan untuk COVID-19 dan tidak diyakini sebagai pendorong utama penularan berdasarkan bukti yang tersedia.

- Namun, dapat dipertimbangkan jika prosedur penghasil aerosol tertentu dilakukan di fasilitas perawatan kesehatan.

Baca Juga: Mulai besok, Singapura perluas Stay-Home Notice untuk cegah virus corona

- Telah diteliti atas kotoran yang dikeluarkan oleh sejumlah pasien, dan telah diidentifikasi adanya virus dalam sejumlah laporan kasus yang terbatas. Namun, penularan fecal-oral tampaknya tidak menjadi penggerak transmisi COVID-19; peran dan signifikansinya untuk COVID-19 masih harus ditentukan.

- Di China, penularan virus COVID-19 dari manusia ke manusia sebagian besar terjadi dalam keluarga.

- Antara 1% dan 5% kontak adalah kasus COVID-19 yang dikonfirmasi di laboratorium. 


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×