kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

WHO: Negara lain akan ikuti China yang merevisi data kematian akibat corona


Sabtu, 18 April 2020 / 15:32 WIB
WHO: Negara lain akan ikuti China yang merevisi data kematian akibat corona
ILUSTRASI. Pasien virus corona di Wuhan. Usai China revisi data kematian akibat corona, WHO prediksi negara lain akan melakukan hal yang sama. China Daily via REUTERS ATTENTION EDITORS - THIS IMAGE WAS PROVIDED BY A THIRD PARTY. CHINA OUT.


Sumber: AFP | Editor: Tendi Mahadi

Van Kerkhove mengatakan bahwa karena sistem perawatan kesehatan Wuhan terlalu sibuk, beberapa pasien meninggal di rumah dan yang lain berada di fasilitas darurat.

Selain itu, dengan staf medis yang berfokus pada perawatan pasien, sehingga tidak mengerjakan dokumen dengan tepat waktu.

Baca Juga: Tambah 12 kasus, WNI positif corona di luar negeri jadi 406 orang

Michael Ryan, direktur kedaruratan WHO, menambahkan semua negara akan menghadapi hal serupa. Tetapi dia mendesak negara-negara untuk menghasilkan data yang akurat sedini mungkin.

"Karena itu dan memungkinkan kita untuk memproyeksikan ke depan dengan cara yang jauh lebih akurat," katanya.

Sejauh ini sudah lebih dari 2 juta orang telah terinfeksi Covid-19, sementara, menurut penghitungan oleh Johns Hopkins University, lebih dari 150.000 telah kehilangan nyawa mereka.

Baca Juga: Masih misteri, Trump: Banyak hal aneh terjadi seputar isu asal muasal virus corona


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×