Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Yuan China menguat pada perdagangan Jumat (13/3/2026), mencapai posisi terkuat dalam setahun terhadap mata uang mitra dagang utamanya.
Sebelum pasar dibuka, People's Bank of China menetapkan kurs tengah resmi di 6,9007 per dolar AS, melemah 48 pip atau 0,07% dibandingkan penetapan sebelumnya, dan 119 pip lebih lemah dari perkiraan Reuters sebesar 6,8888.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Turun Jumat (13/3) Pagi, Brent ke US$99,75 dan WTI ke US$94,85
Berdasarkan panduan resmi pada Jumat, indeks CFETS yuan yang berbobot perdagangan naik menjadi 100,15, level tertinggi sejak 3 Maret 2025, menurut perhitungan Reuters berdasarkan data resmi.
Indeks CFETS tercatat naik sekitar 2,2% sejak awal tahun hingga saat ini.
Baca Juga: Singapura Akan Klarifikasi Penyelidikan Dagang AS terkait Tarif Trump
Penguatan indeks CFETS terjadi karena yuan melemah lebih sedikit dibanding mata uang non-dolar lainnya, meski dolar AS menguat akibat meningkatnya aversi risiko global terkait ketegangan di Timur Tengah.













