kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.515.000   27.000   1,09%
  • USD/IDR 16.732   -8,00   -0,05%
  • IDX 8.748   101,19   1,17%
  • KOMPAS100 1.205   11,60   0,97%
  • LQ45 852   5,43   0,64%
  • ISSI 315   6,02   1,95%
  • IDX30 439   1,60   0,37%
  • IDXHIDIV20 511   1,24   0,24%
  • IDX80 134   1,29   0,97%
  • IDXV30 140   1,02   0,73%
  • IDXQ30 140   0,22   0,15%

Airbus Kirim 793 Pesawat pada Tahun 2025, Lampaui Target


Sabtu, 03 Januari 2026 / 23:59 WIB
Airbus Kirim 793 Pesawat pada Tahun 2025, Lampaui Target
ILUSTRASI. Flyadeal Pesan 10 Airbus A330neo (Dok/Airbus)


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - PARIS. Produsen pesawat asal Prancis, Airbus, dilaporkan telah mengirimkan sebanyak 793 pesawat sepanjang tahun lalu. Angka ini melampaui target tahunan yang telah direvisi.

Laporan tersebut disampaikan Bloomberg News pada Sabtu dengan mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut.

Menurut laporan itu, Airbus mempercepat pengiriman pesawat pada hari-hari terakhir tahun 2025 guna memenuhi target yang telah ditetapkan. Namun demikian, Reuters menyatakan belum dapat segera memverifikasi laporan tersebut secara independen.

Baca Juga: PBB Khawatir Aksi Militer AS di Venezuela Jadi Preseden Berbahaya

Airbus juga belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar dari Reuters karena berada di luar jam kerja reguler.

Sebelumnya, Airbus telah mengonfirmasi bahwa perusahaan akan merilis data komersial tahunan yang telah diaudit pada 12 Januari mendatang.

Pada bulan lalu, produsen pesawat terbesar di dunia itu memangkas target pengiriman tahunan dari sekitar 820 pesawat menjadi sekitar 790 pesawat. Penurunan target tersebut dilakukan setelah ditemukannya masalah pada panel badan pesawat (fuselage).

Selanjutnya: PBB Khawatir Aksi Militer AS di Venezuela Jadi Preseden Berbahaya

Menarik Dibaca: 8 Daftar Minuman Penurun Risiko Kanker yang Dapat Anda Coba




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×