kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.599.000   -4.000   -0,15%
  • USD/IDR 17.947   -95,00   -0,53%
  • IDX 6.351   31,53   0,50%
  • KOMPAS100 835   3,22   0,39%
  • LQ45 634   -1,22   -0,19%
  • ISSI 220   1,96   0,90%
  • IDX30 356   -1,18   -0,33%
  • IDXHIDIV20 435   -3,83   -0,87%
  • IDX80 95   0,21   0,22%
  • IDXV30 120   -0,51   -0,42%
  • IDXQ30 113   -0,52   -0,45%

Aksi lockdown telah menyebabkan krisis kondom global


Minggu, 29 Maret 2020 / 06:15 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - KUALA LUMPUR. Kebijakan sejumlah negara memberlakukan penguncian atau lockdown untuk menghambat penyebaran virus corona telah menyebabkan krisis kondom global.

Pasalnya, sejumlah perusahaan kondom skala besar terpaksa menghentikan produksi karena aksi lockdown tersebut.

Mengutip Reuters, Sabtu (28/3), salah satu produsen kondom terbesar dunia, Karex Bhd Malaysia, memproduksi satu dari setiap lima kondom secara global, tidak memproduksi satu pun kondom selama seminggu terakhir dari tiga pabriknya di Malaysia karena terdampak lockdown yang diberlakukan pemerintah negeri jiran tersebut.

Baca Juga: Paus Fransiskus berikan berkat luar biasa yang dramatis untuk hilangkan virus corona

Akibat penutupan tiga pabrik tersebut, dunia kekurangan 100 juta kondom. Selama ini, kondom yang diproduksi Karex dipasarkan secara internasional oleh merek-merek seperti Durex. Kondom tersebut dipasok ke sistem perawatan kesehatan negara seperti NHS Inggris atau didistribusikan oleh program bantuan seperti Dana Populasi PBB.

Karena kondisi krisis ini, pemerintah Malaysia akhirnya memberi izin kepada Karex untuk memulai kembali produksi pada hari Jumat (27/3), tetapi hanya 50% dari tenaga kerjanya diperbolehkan bekerja. Karex mendapat pengecualian khusus untuk industri yang tengah kritis.

"Ini akan memakan waktu untuk memulai operasional pabrik dan kami akan berjuang untuk memenuhi permintaan dengan kapasitas setengahnya," kata Kepala Eksekutif Goh Miah Kiat kepada Reuters.

Baca Juga: Ekonomi AS mungkin saja sudah mulai resesi, tapi apakah bisa lebih buruk?




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×