kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Apa yang Diinginkan Putin di Ukraina? Ini Penjelasan Para Ahli


Kamis, 17 Februari 2022 / 04:40 WIB


Sumber: Yahoo News,The New York Times | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Melansir The New York Times, ketegangan antara Ukraina dan Rusia telah membara sejak 2014. Saat itu, Ukraina menggulingkan presidennya yang pro-Rusia dan militer Rusia menyeberang ke wilayah Ukraina, mencaplok Krimea dan mengobarkan pemberontakan oleh separatis di Ukraina timur. 

Gencatan senjata yang lemah dicapai pada tahun 2015, tetapi perdamaian sulit dicapai di tengah perang yang telah menewaskan lebih dari 13.000 tentara dan warga sipil.

Posisi Kremlin terhadap tetangganya semakin keras. Putin beranggapan, Ukraina pada dasarnya adalah bagian dari Rusia, secara budaya dan historis. Kekhawatiran muncul pada akhir Oktober, ketika Ukraina menggunakan drone bersenjata untuk menyerang howitzer yang dioperasikan oleh separatis yang didukung Rusia di Ukraina timur. 

Rusia menyebut serangan itu sebagai tindakan destabilisasi yang melanggar perjanjian gencatan senjata.

Baca Juga: Rusia Tarik Sejumlah Pasukan dari Perbatasan Ukraina, Tidak Jadi Invasi?

Hal yang diinginkan Putin

Menjelang berakhirnya masa jabatan politiknya, Putin bertekad untuk memoles warisannya dan memperbaiki apa yang telah lama dilihatnya sebagai bencana abad ke-20: disintegrasi bekas Uni Soviet.

Putin ingin menegaskan kekuasaan Moskow atas Ukraina, sebuah negara berpenduduk 44 juta orang yang sebelumnya merupakan bagian dari blok Soviet dan berbagi perbatasan 1.200 mil dengan Rusia.

Langkah ini merupakan bagian dari tujuannya untuk memulihkan apa yang ia pandang sebagai tempat yang layak bagi Rusia di antara kekuatan-kekuatan besar dunia, bersama dengan Amerika Serikat dan China.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×