kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

AS Tolak Rencana Israel Bunuh Pemimpin Tertinggi Iran


Senin, 16 Juni 2025 / 04:43 WIB
ILUSTRASI. Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei berbicara selama pertemuan melalui konferensi video dengan orang-orang dari Azarbaijan Timur di Teheran, Iran, Kamis (17/2/2022). Presiden Amerika Serikat (AS) saat itu, Donald Trump, menolak rencana Israel untuk membunuh Pemimpin Tertinggi Iran,


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Presiden Amerika Serikat (AS) saat itu, Donald Trump, menolak rencana Israel untuk membunuh Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menurut dua pejabat AS yang berbicara kepada Reuters pada Minggu (15/6/2025).

Salah satu pejabat senior pemerintah AS menyatakan bahwa Trump tidak akan menyetujui operasi semacam itu selama Iran belum membunuh warga Amerika. 

“Apakah Iran sudah membunuh seorang Amerika? Tidak. Sampai mereka melakukannya, kita bahkan tidak membicarakan soal mengejar kepemimpinan politik,” ujarnya.

Baca Juga: Biden Bahas Rencana untuk Serang Situs Nuklir Iran Sebelum Pelantikan Trump

Kedua pejabat yang enggan disebutkan namanya itu mengungkapkan bahwa selama beberapa hari setelah Israel melancarkan serangan besar ke Iran untuk menghentikan program nuklirnya, komunikasi antara pejabat tinggi AS dan Israel berlangsung intens.

Mereka mengatakan bahwa Israel sempat melaporkan adanya peluang untuk membunuh Khamenei, namun rencana tersebut tidak mendapat restu dari Trump. 

Tidak disebutkan apakah penolakan itu disampaikan langsung oleh Trump, meski diketahui bahwa ia kerap berkomunikasi dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.

Saat dimintai tanggapan dalam wawancara dengan Fox News Channel, Netanyahu enggan mengomentari laporan tersebut. “Ada banyak laporan palsu tentang percakapan yang tidak pernah terjadi, dan saya tidak akan membahasnya,” katanya.

Baca Juga: Israel Dirumorkan Bakal Serang Iran pada Pertengahan Tahun 2025

Namun Netanyahu menambahkan, “Kami melakukan apa yang perlu kami lakukan, dan kami akan terus melakukannya. Saya pikir Amerika Serikat tahu apa yang baik bagi kepentingannya sendiri.”

Trump sendiri sempat berharap negosiasi antara AS dan Iran mengenai program nuklir Teheran dapat dilanjutkan. Namun, pembicaraan yang dijadwalkan digelar di Oman pada hari Minggu dibatalkan menyusul meningkatnya ketegangan.

Baca Juga: Iran Peringatkan Israel dan AS terhadap Serangan ke Fasilitas Nuklirnya

Dalam wawancara sebelumnya pada Jumat, Trump menyatakan kepada Reuters bahwa pihaknya mengetahui secara menyeluruh tentang serangan yang dilakukan Israel. “Kami tahu segalanya,” ujarnya.


Tag


TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×