kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.669.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Bursa Global Bertahan Dekat Rekor Tertinggi, Optimisme AI Redam Ketegangan Geopolitik


Jumat, 16 Januari 2026 / 22:18 WIB
Bursa Global Bertahan Dekat Rekor Tertinggi, Optimisme AI Redam Ketegangan Geopolitik
ILUSTRASI. Bursa Global (KONTAN/Baihaki)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

Amerika Serikat dan Taiwan juga dilaporkan mencapai kesepakatan dagang yang memangkas tarif ekspor semikonduktor, mendorong investasi teknologi ke AS, meski berisiko memicu ketegangan dengan China.

“Laporan TSMC yang solid dan bernada optimistis menjadi suntikan moral bagi saham-saham AI yang sebelumnya melemah di Wall Street,” kata analis pasar IG, Tony Sycamore.

Baca Juga: CEO Bank of America Ungkap Risiko Stablecoin Berbunga terhadap Simpanan Perbankan

Yen Jadi Sorotan, Dolar Tetap Kuat

Di pasar mata uang, yen Jepang menjadi sorotan setelah Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama menegaskan Tokyo tidak menutup opsi intervensi, termasuk koordinasi dengan AS, untuk meredam volatilitas nilai tukar.

Pernyataan tersebut mendorong penguatan yen, yang berlanjut setelah laporan Reuters menyebut sejumlah pejabat Bank of Japan melihat peluang kenaikan suku bunga lebih cepat dari perkiraan pasar, bahkan bisa terjadi pada April.

Dolar AS melemah 0,3% ke kisaran 158 yen. Namun, secara global dolar masih bertahan dekat level tertinggi enam pekan di indeks dolar, seiring data ekonomi AS yang solid, termasuk penurunan klaim pengangguran.

Pasar kini hanya memperhitungkan peluang sekitar 20% penurunan suku bunga The Fed pada Maret, turun tajam dari sekitar 50% sebulan lalu.

Baca Juga: Harga Spot LNG Asia Naik Jumat (16/1), Ramalan Cuaca Dingin Dongkrak Permintaan

Minyak Naik, Emas Stabil

Di pasar komoditas, harga minyak menguat sekitar 1,2% seiring tetap adanya risiko gangguan pasokan, meskipun peluang serangan militer AS ke Iran dinilai menurun. Harga Brent dan West Texas Intermediate (WTI) sama-sama bergerak naik.

Sementara itu, harga emas spot relatif stabil di kisaran US$ 4.611 per ons troi, setelah sempat tertekan di awal perdagangan.

Selanjutnya: Protes di Iran Mereda Usai Tindakan Keras Aparat, Warga & Kelompok HAM Angkat Bicara

Menarik Dibaca: Libur Panjang Isra Mikraj, 564.272 Tiket Kereta Telah Terjual




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×