kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

CEO JPMorgan: Perang Dunia III Sudah Dimulai? Ini Dampaknya ke Ekonomi


Senin, 26 Januari 2026 / 09:31 WIB
CEO JPMorgan: Perang Dunia III Sudah Dimulai? Ini Dampaknya ke Ekonomi
ILUSTRASI. Pernyataan CEO JPMorgan Jamie Dimon soal Perang Dunia III memicu kekhawatiran. (REUTERS/Denis Balibouse)


Sumber: Money Wise | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Di tengah kondisi ini, aset yang tahan krisis menjadi incaran. Namun, menemukan instrumen semacam itu membutuhkan keahlian dan analisis mendalam.

Bagi investor ritel, bekerja sama dengan platform atau manajer investasi berpengalaman dapat membuka akses ke aset berkualitas institusional yang sebelumnya hanya bisa dijangkau investor besar.

  • Diversifikasi Jadi Kunci

Pasar saham cenderung bereaksi keras terhadap isu perang, bahkan hanya dari rumor. Ketidakpastian adalah musuh utama pasar.

CEO Goldman Sachs David Solomon pernah memperingatkan potensi koreksi pasar saham sebesar 10–20% dalam 12 hingga 24 bulan.

Tonton: Harga Emas Antam Berkilau Hari Ini (26 Januari 2026)

Karena itu, diversifikasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Investor kelas dunia seperti Jeff Bezos dan Bill Gates tetap berinvestasi di saham, namun juga menyisihkan portofolio mereka ke aset alternatif yang pergerakannya tidak selalu sejalan dengan pasar saham.

Selanjutnya: Mari Menghitung Kinerja Saham Grup Konglomerasi

Menarik Dibaca: IHSG Berpotensi Rebound, Cek Rekomendasi Saham BRI Danareksa Sekuritas Senin (26/1)




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×