kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.940   30,00   0,17%
  • IDX 6.367   27,18   0,43%
  • KOMPAS100 839   -0,45   -0,05%
  • LQ45 635   -2,01   -0,32%
  • ISSI 219   0,61   0,28%
  • IDX30 358   -0,78   -0,22%
  • IDXHIDIV20 443   -0,93   -0,21%
  • IDX80 96   -0,19   -0,20%
  • IDXV30 119   0,43   0,36%
  • IDXQ30 115   -0,42   -0,37%

Data vaksin corona bikinan Pfizer di Eropa jadi target pencurian hacker


Kamis, 10 Desember 2020 / 09:22 WIB
ILUSTRASI. Vaksin COVID-19 dari Pfizer telah digunakan untuk umum di Inggris.


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Saat ini vaksin corona Pfizer menjadi sorotan utama karena memiliki tingat kemanjuran hingga 95%. Vaksinasi corona pertama di luar uji coba juga menggunakan vaksin corona Pfizer.

Peretasan data vaksin corona sering terjadi

Sejak uji coba mengenai vaksin COVID-19 dilakukan, sejumlah kasus peretasan telah dialami banyak perusahaan farmasi di seluruh dunia.

Melansir Reuters, beberapa pereteas diduga terkait dengan Korea Utara, Korea Selatan, Iran, Vietnam, China, dan Rusia. Umumnya para peretas mencoba mencuri informasi tentang virus dan kemungkinan perawatannya.

Reuters juga mencatat beberapa perusahaan yang menjadi korban peretasan, di antaranya adalah Gilead, Johnson & Johnson, Novavax, dan Moderna.

Data mengenai vaksin COVID-19 menarik banyak pihak karena jelas akan sangat menguntungkan di masa depan, terutama dari segi ekonomi. Penyedia vaksin nantinya akan mendapatkan keuntungan yang luar biasa dari pesananan dosis vaksin dengan jumlah miliaran dari seluruh dunia.

Selanjutnya: Kisah Moderna yang temukan formula vaksin corona hanya dalam 2 hari




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×