kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.087.000   40.000   1,31%
  • USD/IDR 16.891   16,00   0,09%
  • IDX 7.389   -51,51   -0,69%
  • KOMPAS100 1.027   -9,91   -0,95%
  • LQ45 752   -7,70   -1,01%
  • ISSI 260   -2,22   -0,85%
  • IDX30 399   -2,52   -0,63%
  • IDXHIDIV20 491   -4,11   -0,83%
  • IDX80 115   -1,17   -1,01%
  • IDXV30 133   -1,68   -1,25%
  • IDXQ30 129   -0,54   -0,42%

Dua Drone Jatuh di Sekitar Bandara Internasional Dubai, Empat Orang Terluka


Rabu, 11 Maret 2026 / 17:01 WIB
Dua Drone Jatuh di Sekitar Bandara Internasional Dubai, Empat Orang Terluka
ILUSTRASI. Insiden drone di Dubai International Airport melukai 4 orang (REUTERS/Jumana El-Heloueh)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - DUBAI. Dua drone dilaporkan jatuh di sekitar kawasan Dubai International Airport (DXB) pada Rabu (11/3/2026), mengakibatkan empat orang terluka. Insiden tersebut terjadi di tengah meningkatnya serangan terhadap infrastruktur di kawasan Teluk yang telah berlangsung selama 12 hari sejak pecahnya krisis terkait Iran.

Kantor media pemerintah Dubai menyampaikan bahwa drone tersebut jatuh di area sekitar bandara, namun operasional penerbangan tetap berjalan normal.

“Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa dua drone jatuh di sekitar Dubai International Airport (DXB) beberapa saat yang lalu,” tulis kantor media Dubai dalam pernyataan yang dipublikasikan melalui platform X (Twitter).

Baca Juga: Terminal Minyak Sinopec di China Pulih Setelah Dijual ke Operator Lokal

Empat Warga Asing Terluka

Serangan tersebut menyebabkan empat orang mengalami luka-luka. Dua warga negara Ghana dan satu warga negara Bangladesh dilaporkan mengalami luka ringan, sementara satu warga negara India mengalami luka dengan tingkat sedang.

Pihak berwenang belum merinci lebih lanjut mengenai penyebab jatuhnya drone tersebut maupun potensi keterkaitannya dengan konflik yang sedang berlangsung di kawasan.

Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik akibat konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel. Konflik tersebut telah memicu serangkaian penutupan wilayah udara di berbagai negara Timur Tengah.

Sebagian besar ruang udara di kawasan, termasuk di Qatar, masih ditutup karena kekhawatiran terhadap ancaman rudal dan drone. Kondisi ini menyebabkan maskapai di seluruh dunia terpaksa melakukan pembatalan penerbangan, penjadwalan ulang, serta pengalihan rute penerbangan.

Baca Juga: Harga Aluminium Shanghai Naik 2%, Pasokan Global Terganggu KonflikTimur Tengah

Selain berdampak pada sektor penerbangan, krisis ini juga memicu tekanan pada sektor energi global yang berujung pada kenaikan harga bahan bakar.

Operasional Maskapai UEA Masih Terbatas

Sejumlah maskapai utama Uni Emirat Arab seperti Emirates yang berbasis di Dubai dan Etihad Airways dari Abu Dhabi telah kembali mengoperasikan sebagian penerbangan sejak awal krisis pada 28 Februari. Namun, operasional keduanya masih berada di bawah kapasitas normal.

Serangan drone pada Rabu tersebut kembali memberikan tekanan terhadap Dubai International Airport, yang dikenal sebagai bandara tersibuk di dunia untuk penumpang internasional. Pada tahun lalu, bandara ini melayani hampir 100 juta penumpang dari berbagai negara.

Para analis menilai situasi keamanan di kawasan Timur Tengah dalam beberapa hari ke depan akan menjadi faktor penting yang menentukan stabilitas penerbangan global serta operasional bandara-bandara utama di wilayah tersebut.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×