kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.080   -3,00   -0,02%
  • IDX 6.141   49,46   0,81%
  • KOMPAS100 805   8,77   1,10%
  • LQ45 613   6,67   1,10%
  • ISSI 212   1,89   0,90%
  • IDX30 345   3,70   1,08%
  • IDXHIDIV20 425   2,67   0,63%
  • IDX80 92   1,08   1,19%
  • IDXV30 116   0,40   0,35%
  • IDXQ30 110   1,02   0,94%

Dua karyawan asal China curi rahasia perusahaan, Apple cemas mereka kabur


Selasa, 10 Desember 2019 / 08:30 WIB
ILUSTRASI. Logo Apple di sebuah toko di Zurich, Swiss, 3 Januari 2019.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Melansir Mercurynews.com, media online AS, Zhang, salah satu terdakwa, adalah insinyur perangkat keras untuk Apple. Ia berencana membawa beberapa rahasia perusahaan bersamanya ketika mengundurkan diri dan menerima pekerjaan di korporasi lain.

Agen federal menangkap Zhang pada Juli 2018 lalu, saat ia mencoba melewati keamanan di Bandara Internasional Mineta, San Jose. Dia sudah membeli tiket Hainan Airlines untuk terbang Beijing dengan tujuan akhir Hangzhou.

"Apple sangat menjaga kerahasiaan dan perlindungan kekayaan intelektual kami," kata Tom Neumayr, juru bicara Apple. "Kami bekerja dengan pihak berwenang mengenai masalah ini dan akan melakukan segala yang mungkin untuk memastikan individu ini dan individu lain yang terlibat bertanggungjawab atas tindakan mereka," tegasnya.

Baca Juga: Penjualan ponsel pintar di pasar premium terselamatkan ponsel 5G

Zhang, yang mengaku bekerja di XMotors, bergabung dengan Apple pada Desember 2015 sebagai insinyur perangkat keras pada tim yang mencoba mengembangkan mobil otonom. Apple telah merahasiakan penelitian dan pengembangan itu, dan Zhang mendapat akses luas ke basis data internal rahasia.

Zhang menyampaikan ke Apple bahwa ia akan meninggalkan perusahaan untuk kembali ke China karena ibunya sakit. Dia juga mengatakan kepada atasannya, ia bakal bekerja untuk XMotors, startup China yang fokus pada mobil listrik dan teknologi kendaraan tanpa pengemudi.

Ketika Zhang menyerahkan dua iPhone dan laptopnya, tim keamanan teknologi Apple meninjau sejarah perangkatnya dan menemukan aktivitas unduhan yang meningkat secara dramatis, termasuk informasi dari file-file rahasia.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×