kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.884.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Erdogan: Tidak ada kekuatan yang bisa menghentikan serangan Turki ke Suriah


Rabu, 16 Oktober 2019 / 17:50 WIB
ILUSTRASI. Presiden Turki Tayyip Erdogan berbicara selama pertemuan dengan anggota media internasional di Istanbul, Turki, 20 Juni 2019.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Informasi saja, Turki melancarkan operasi militer terhadap pejuang Kurdi di Timur Laut Suriah pada Rabu (8/10) pekan lalu, dengan serangan udara menghantam kota perbatasan Ras al Ain.

Presiden Turki Tayyip Erdogan mengumumkan serangan perdana itu dan mengatakan, tujuannya adalah untuk menghilangkan apa yang dia sebut sebagai "koridor teror" di perbatasan Selatan Turki.

Baca Juga: Erdogan: Sanksi dan embargo tak akan mampu hentikan operasi militer Turki ke Suriah

Turki sudah siap untuk maju ke Timur Laut Suriah sejak pasukan Amerika Serikat (AS) mulai mengosongkan daerah itu, pasca perubahan kebijakan mendadak oleh Presiden Donald Trump.

Dunia khawatir tindakan Turki tersebut bisa membuka babak baru dalam perang Suriah dan memperburuk kekacauan regional. Tapi, Ankara menyatakan, mereka bermaksud untuk menciptakan "zona aman" guna mengembalikan jutaan pengungsi ke tanah Suriah.

Di tengah keprihatinan kemanusiaan yang semakin dalam, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mendesak semua pihak di Timur Laut Suriah untuk melakukan pengekangan maksimum dan melindungi warga sipil.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×