kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.639.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.676   -107,00   -0,60%
  • IDX 6.668   72,11   1,09%
  • KOMPAS100 872   13,18   1,53%
  • LQ45 663   10,90   1,67%
  • ISSI 232   2,15   0,94%
  • IDX30 371   5,78   1,58%
  • IDXHIDIV20 459   8,65   1,92%
  • IDX80 100   1,57   1,60%
  • IDXV30 127   2,77   2,24%
  • IDXQ30 119   2,33   2,00%

Facebook ke bank sentral: Libra hanya jadi pelengkap, bukan pengganti mata uang


Selasa, 17 September 2019 / 18:37 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi kripto Facebook Libra


Reporter: Ferrika Sari | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Facebook Inc terus membela mati-matian kehadiran mata uang digitalnya, Libra untuk melawan kekhawatiran bahwa cryptocurrency ini dapat menggantikan mata uang dollar AS dan Euro sehingga mengancam kontrol bank sentral atas alat tukar baru ini.

Direktur Eksekutif Libra David Marcus memposting serangkaian tweet atas pertemuan anggota asosiasi Libra dengan regulator yang diselenggarakan kelompok kerja pada pertemuan G-7 di Swiss. Menurutnya, Libra bukanlah mata uang digital yang setara dengan dollar AS maupun euro. Secara sederhana, kata dia, keberadaan Libra tidak akan menciptakan nilai baru.

Baca Juga: Fasilitas minyak diserang, Rusia tawarkan sistem persenjataan ke Arab Saudi

“Baru-baru ini ada banyak pembicaraan tentang bagaimana Libra dapat mengancam kedaulatan negara ketika menyangkut masalah keuangan,” postingan Twitter Marcus, dilansir dari Bloomberg, Selasa (17/9).

“Libra akan didukung oleh sekeranjang mata uang kuat. Ini berarti bahwa untuk setiap unit Libra yang ada, harus ada nilai yang setara dalam cadangannya, oleh karena itu tidak ada penciptaan uang baru, di mana mereka akan tetap menjadi negara berdaulat," katanya.

Diketahui, Libra yang diresmikan pada Juni 2019 lalu menghadapi tekanan kuat dari regulator seluruh dunia. Mereka takut bahwa mata uang digital baru ini akan disalahgunakan untuk penyelundupan, pengedar narkoba dan dana teroris.

Selain itu, perusahaan sosial media ini tidak dipercaya untuk menangani informasi keuangan yang sensitif, apalagi Facebook tersandung masalah penyalahgunaan data pengguna di masa lalu.

Baca Juga: Dua kutub berseberangan di tubuh The Fed jelang pengumuman bunga

Sejak lama, Facebook berniat menjadi salah satu dari banyak perusahaan yang mengelola mata uang baru. Persaingan mata uang merupakan titik mencuat isu ini sehingga membuat regulator lebih waspada.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×