kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.689.000   -24.000   -0,88%
  • USD/IDR 18.012   53,00   0,30%
  • IDX 5.886   -16,34   -0,28%
  • KOMPAS100 775   -7,40   -0,95%
  • LQ45 587   -2,64   -0,45%
  • ISSI 201   -0,63   -0,31%
  • IDX30 334   -0,77   -0,23%
  • IDXHIDIV20 414   0,55   0,13%
  • IDX80 88   -0,64   -0,72%
  • IDXV30 110   -0,60   -0,54%
  • IDXQ30 108   0,47   0,44%

Genting, perang antara Azerbaijan dan Armenia berpotensi pecah kembali


Senin, 28 September 2020 / 04:05 WIB
ILUSTRASI.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Selama konflik 1992-1994, Azerbaijan kehilangan kendali atas Nagorno-Karabakh dan tujuh wilayah yang berdekatan. 

Sejak 1992, telah dilakukan negosiasi penyelesaian konflik secara damai dalam kerangka OSCE Minsk Group yang diketuai oleh Rusia, Amerika Serikat, dan Prancis.

Moskow meminta pihak-pihak yang bertikai di zona Nagorno-Karabakh untuk segera menghentikan tembakan dan memulai negosiasi untuk menstabilkan situasi, Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan.

"Menurut informasi yang tersedia, situasi di zona konflik Nagorno-Karabakh telah memburuk secara tajam," kata Kementerian Luar Negeri Rusia seperti TASS lansir. 

"Kami menyerukan para pihak untuk segera menghentikan tembakan dan memulai negosiasi untuk menstabilkan situasi," tegas Kementerian Luar Negeri Rusia.

Selanjutnya: China ikut bergabung, Putin sambangi latihan militer Rusia besar-besaran




TERBARU

[X]
×