kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.641.000   -14.000   -0,53%
  • USD/IDR 18.035   45,00   0,25%
  • IDX 5.879   -107,41   -1,79%
  • KOMPAS100 765   -17,05   -2,18%
  • LQ45 584   -11,35   -1,91%
  • ISSI 203   -3,26   -1,58%
  • IDX30 331   -5,86   -1,74%
  • IDXHIDIV20 410   -5,47   -1,32%
  • IDX80 87   -1,81   -2,04%
  • IDXV30 111   -1,58   -1,40%
  • IDXQ30 107   -1,48   -1,37%

Gojek masih menjadi isu hangat di Malaysia


Jumat, 06 September 2019 / 07:33 WIB
ILUSTRASI. Ojek online Gojek


Sumber: The Star | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - KUALA LUMPUR. Gojek masih menjadi pembahasan hangat di Negeri Jiran Malaysia. Kamis (6/9) kemarin, Menteri Wilayah Federal Khalid Abdul Samad mengatakan sebuah studi komprehensif harus dilakukan sebelum keputusan tentang Gojek dapat dibuat.

Melansir The Star, Khalid bilang proposal diajukan kepada Kabinet untuk memungkinkan layanan aplikasi ini untuk beroperasi di Malaysia.

Baca Juga: Bos Taksi Malaysia yang hina Indonesia miskin tolak kolekan dana dari pengemudi Gojek

"Kabinet memutuskan bahwa studi lebih lanjut diperlukan sebelum keputusan dapat dibuat tentang masalah ini," katanya seperti yang dikutip dari The Star.

Dia menambahkan, Kementerian Perhubungan telah ditugaskan untuk melakukan penelitian. Diprediksi, penelitian ini akan selesai dalam beberapa bulan mendatang.

"Studi ini juga harus melihat amandemen undang-undang saat ini, yang mencakup lisensi dan asuransi untuk pengendara," katanya. Selain itu, lanjutnya, harus dipetakan pula daerah yang cocok untuk operasi Gojek ke depannya.

Baca Juga: Kemhub: Bos taksi Malaysia tolak Gojek karena takut kalah bersaing

Menyegarkan ingatan saja, pada 23 Agustus, Menteri Transportasi Anthony Loke mengatakan bahwa aspek keselamatan jalan akan menjadi prioritas tertinggi dalam penelitian ini. Dia menyangkal bahwa Gojek sudah menerima lampu hijau untuk beroperasi di negara tersebut.

"Kabinet hanya setuju secara prinsip, dan ini tidak berarti kita dapat memulai layanan besok," katanya.

Baca Juga: Tarif baru ojek online berlaku hari ini, berikut tanggapan Gojek dan Grab

Memulai layanannya di Indonesia sejak 2010, Gojek kemudian diluncurkan di Singapura, Vietnam dan Thailand sebagai bagian dari rencana ekspansi Asia Tenggara.

Rencananya, Gojek akan memperluas operasinya ke Malaysia, Myanmar, Kamboja dan Filipina.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×