Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli
Michael Ashley Schulman, Chief Investment Officer di Running Point Capital, menilai langkah Abel menunjukkan upaya menyeimbangkan kontinuitas dengan modernisasi melalui kombinasi “pembantu tepercaya dan talenta baru”.
Abel yang berbasis di Des Moines, Iowa, dikenal sebagai manajer yang lebih aktif dibanding Buffett, namun tetap menghargai budaya perusahaan yang membiarkan unit-unit bisnis beroperasi secara otonom.
Para manajer Berkshire memuji kemampuan Abel mendengar, pengetahuan, dan kepeduliannya. Buffett dalam surat pemegang saham November lalu menyebut Abel sebagai “manajer hebat, pekerja tanpa lelah, dan komunikator jujur”.
Baca Juga: JPMorgan Tunjuk Manajer Investasi Berkshire Hathaway untuk Pimpin Divisi Strategis
Lahir dan besar di Edmonton, Alberta, Abel adalah penggemar hoki seumur hidup. Ia lulus dari University of Alberta pada 1984, dan meniti karier di PricewaterhouseCoopers sebelum bergabung dengan perusahaan energi geotermal CalEnergy.
Abel memimpin MidAmerican Energy sejak 2008, memanfaatkan kebijakan perusahaan untuk menahan laba dan menginvestasikannya kembali, yang memungkinkannya mengakuisisi NV Energy di Nevada dan AltaLink di Alberta, serta memperluas energi terbarukan.
Abel memiliki hampir US$ 170 juta saham Berkshire, dan sebelumnya menerima US$ 870 juta saat Berkshire membeli 1% sahamnya di Berkshire Hathaway Energy pada 2022.
Baca Juga: Berkshire Hathaway Jual Saham US$ 3 Miliar, Laba Turun Jelang Warren Buffett Lengser
Ia juga dikenal santai dan memiliki selera humor; pada 2014, ia mengikuti Ice Bucket Challenge untuk mendukung kampanye ALS dengan antusias.
Dengan pengangkatan ini, Abel menandai babak baru bagi Berkshire Hathaway, menyeimbangkan warisan Buffett dengan gaya manajemen yang lebih langsung dan fokus pada pertumbuhan jangka panjang.













