Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - TOKYO. Harga emas turun sekitar 2%, karena penguatan dolar Amerika Serikat (AS). Di sisi lain, biaya energi yang lebih tinggi memicu kekhawatiran inflasi dan semakin meredupkan prospek penurunan suku bunga dalam waktu dekat.
Senin (9/3/2026) pukul 10.00 WIB, harga emas spot turun 1,7% menjadi US$ 5.082,51 per ons troi.
Sejalan, harga emas kontrak berjangka untuk pengiriman April 2026 turun 1,4% ke US$ 5.099,40 per ons troi.
Di awal pekan ini, dolar AS naik ke level tertinggi lebih dari tiga bulan, membuat emas batangan lebih mahal bagi pemegang mata uang lain.
Imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun naik ke level tertinggi satu bulan, meningkatkan biaya kepemilikan emas yang tidak memberikan imbal hasil.
Baca Juga: Harga Aluminium Kembali Reli: Konflik Timur Tengah Picu Kenaikan Signifikan
"Emas berada dalam posisi yang kurang menguntungkan hari ini meskipun pasar sedang bergejolak, dengan harga minyak tiga digit yang mendorong dolar AS karena kekhawatiran inflasi dan ekspektasi penurunan suku bunga yang berkurang," kata Tim Waterer, kepala analis pasar KCM Trade.
Sementara itu, harga minyak mentah melonjak lebih dari 20% hingga di atas US$ 110 per barel karena perang AS-Israel yang meluas dengan Iran menyebabkan beberapa produsen minyak utama Timur Tengah memangkas pasokan di tengah kekhawatiran akan gangguan berkepanjangan terhadap pengiriman melalui Selat Hormuz.
"Sebagian besar kenaikan harga emas selama 12 bulan terakhir didasarkan pada prospek suku bunga AS yang cenderung lunak, tetapi mengingat risiko inflasi yang ditimbulkan oleh harga minyak US$ 100 per barel, pemotongan suku bunga bukan lagi hal yang pasti dan harga emas telah disesuaikan," kata Waterer.
Investor memperkirakan Federal Reserve AS akan mempertahankan suku bunga tetap stabil pada akhir pertemuan dua harinya pada 18 Maret, menurut alat FedWatch dari CME Group. Peluang terjadinya kenaikan harga hingga Juni, yang pekan lalu berada di bawah 43%, naik menjadi lebih dari 51%.
Baca Juga: Lonjakan Harga Minyak Akibat Perang Timur Tengah Tekan Rupee India
Emas batangan cenderung berkembang pesat dalam lingkungan suku bunga rendah karena merupakan aset yang tidak menghasilkan imbal hasil. Sementara itu, meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, Iran pada hari Senin menunjuk Mojtaba Khamenei untuk menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, sebagai pemimpin tertinggi, menandakan bahwa kelompok garis keras tetap memegang kendali.
Di sisi lain, harga perak spot turun 2,2% menjadi US$ 82,50 per onstroi. Harga platinum spot melemah 2,8% menjadi US$ 2.076,07 per ons troi dan paladium turun 1,2% ke US$ 1.605,12 per ons troi.













