kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Honda Perpanjang Penghentian Produksi di China Akibat Krisis Chip


Senin, 05 Januari 2026 / 13:36 WIB
Honda Perpanjang Penghentian Produksi di China Akibat Krisis Chip
ILUSTRASI. Fasilitas Bodi dan Cat di bengkel resmi Honda (Dok/HPM). Honda Motor Co. memperpanjang penghentian produksi di tiga pabrik mobilnya di China selama dua pekan akibat kelangkaan semikonduktor.


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Honda Motor Co. memperpanjang penghentian produksi di tiga pabrik mobilnya di China selama dua pekan akibat kelangkaan semikonduktor.

Keputusan ini menegaskan masih rapuhnya rantai pasok global yang membebani produsen mobil terbesar kedua di Jepang tersebut. 

Honda menyatakan, pabrik-pabrik yang dioperasikan bersama Guangzhou Automobile Group (GAC) semula dijadwalkan kembali beroperasi pada Senin (5/1/2026). 

Baca Juga: Krisis Chip Jadi Ancaman Produksi Mobil Global

Namun, jadwal itu ditunda dan produksi baru akan dimulai kembali pada 19 Januari 2026, menurut juru bicara perusahaan.

Gangguan produksi ini terjadi seiring keterlambatan pengiriman chip dari Nexperia, anak usaha asal Belanda milik perusahaan China, Wingtech. 

Keterlambatan tersebut dalam beberapa bulan terakhir memaksa sejumlah produsen otomotif memangkas output produksi mereka.

Meski demikian, Honda tidak secara langsung menyebut penyesuaian terbaru ini disebabkan oleh Nexperia. 

Baca Juga: Krisis Chip Murah dari Tiongkok Kacaukan Industri Mobil Dunia

Sebelumnya, Honda juga sempat menghentikan atau mengurangi produksi di sejumlah pabriknya di Amerika Utara pada akhir Oktober hingga November tahun lalu karena masalah serupa.

Kondisi ini menunjukkan Honda masih rentan terhadap fluktuasi pasokan semikonduktor, di tengah upaya industri otomotif global memulihkan produksi secara penuh.


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×