Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Pasukan Rusia melancarkan serangan rudal ke ibu kota Ukraina, Kyiv, pada Selasa (3/2/2026) dini hari, menurut keterangan pejabat setempat.
Laporan awal menyebutkan sejumlah gedung apartemen dan bangunan lainnya mengalami kerusakan akibat serangan tersebut.
Selain Kyiv, serangan udara Rusia juga dilaporkan terjadi di beberapa wilayah lain di Ukraina, termasuk Kharkiv, kota terbesar kedua di negara itu.
Baca Juga: Harga Emas Bangkit Lebih dari 3% ke US$4.837 Selasa (3/2) Usai Tertekan Tajam
Gubernur regional setempat mengatakan dua orang mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.
Saksi mata Reuters di Kyiv melaporkan terdengar ledakan keras setelah tengah malam, dengan Rusia mengerahkan rudal dan drone dalam serangan tersebut.
Kepala Administrasi Militer Kota Kyiv, Tymur Tkachenko mengatakan melalui Telegram bahwa beberapa gedung apartemen, sebuah fasilitas pendidikan, serta bangunan komersial mengalami kerusakan di distrik-distrik di sebelah timur Sungai Dnipro.
Sementara itu, Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko menyebut sebuah gedung yang menampung taman kanak-kanak terbakar, dan sebuah bangunan nonhunian juga terkena dampak serangan di wilayah timur kota.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Stabil Selasa (3/2) Pagi: Brent ke US$66,36 dan WTI ke US$62,24
Peringatan serangan udara masih diberlakukan hingga lebih dari dua jam setelah pertama kali diumumkan.
Video yang beredar di media sosial menunjukkan api melalap sebuah unit apartemen di lantai atas salah satu gedung di Kyiv.
Di Kharkiv, Wali Kota Ihor Terekhov melaporkan adanya serangkaian serangan berturut-turut menggunakan drone dan rudal.
Media penyiaran publik Suspilne juga melaporkan sejumlah ledakan di kota Dnipro di wilayah tenggara Ukraina, serta di Sumy, yang berada dekat perbatasan Rusia.













