kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Ini isi rekaman percakapan pilot Iran yang bocor terkait jatuhnya pesawat Ukraina


Selasa, 04 Februari 2020 / 17:48 WIB
ILUSTRASI. Puing-puing pesawat milik Ukraine International Airlines, yang jatuh setelah lepas landas dari Bandara Imam Khomeini, terlihat di pinggiran Teheran, Iran, 8 Januari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - KIEV. Rekaman audio yang bocor dari seorang pilot Iran yang berbicara dengan menara kontrol di bandara Teheran menunjukkan, Iran tahu sejak awal telah menembak jatuh pesawat Ukraina bulan lalu.

Dalam rekaman yang diputar stasiun televisi Ukraina pada Minggu (2/2) malam, pilot pesawat maskapai Iran mengatakan, dia melihat "cahaya rudal" di langit sebelum pesawat Ukraina International Airways meledak dan jatuh.

"Rekaman yang bocor tersebut membuktikan, pihak Iran tahu sejak awal bahwa pesawat kami telah terkena rudal," kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy dalam sebuah wawancara televisi, Senin (3/2).

Baca Juga: Rekaman percakapan pilot bocor, Iran berang dengan Ukraina

"Dia (pilot) mengatakan, bagi saya tampaknya sebuah rudal sedang terbang. Dia mengatakannya dalam bahasa Persia dan Inggris, jadi semuanya sudah jelas," ujar Zelenskiy seperti dikutip Reuters.

Semua penumpang dan awak yang berjumlah 176 orang tewas ketika pesawat dengan nomor penerbangan 752 jatuh tak lama setelah lepas landas dari bandara Teheran dalam perjalanan ke Kiev pada 8 Januari lalu.

Hassan Rezaifar, pejabat Iran yang bertanggungjawab atas investigasi kecelakaan di Organisasi Penerbangan Sipil Iran, menyebutkan, Ukraina sudah melakukan "langkah aneh" dengan merilis rekaman rahasia tersebut.

Baca Juga: Iran minta dunia internasional tidak ubah kecelakaan pesawat jadi masalah politik

"Tindakan Ukraina tersebut menyebabkan kami tidak membagikan bukti lagi dengan mereka," kata Rezaifar seperti dilansir kantor berita Iran Mehr dan dikutip Reuters.

Berikut isi rekaman percakapannya:

Dalam rekaman itu, seorang pilot Aseman, perusahaan penerbangan Iran, yang terdengar melalui radio di menara kontrol bandara Teheran, mengungkapkan, ia telah melihat apa yang dia yakini sebagai rudal.

"Apakah ini daerah yang aktif? Ada cahaya seperti rudal. Apakah ada sesuatu?" tanya pilot itu kepada menara kontrol.

"Tidak ada laporan yang masuk ke kami. Seperti apa cahayanya?" balas petugas menara kontrol bandara Teheran. 

Baca Juga: Video terbaru menunjukkan ada dua rudal Iran yang menabrak pesawat Ukraina

"Itu cahaya peluru kendali," jawab pilot tersebut.

Menara kontrol kemudian mencoba menghubungi pesawat Ukraina tapi tidak mendapat jawaban.

Pilot pesawat Iran itu kemudian bilang, dia telah melihat "ledakan. "Kami melihatnya (ledakan). Saya benar-benar tidak tahu apa itu," ujarnya.

Ukraine International Airways (UIA) mengatakan dalam sebuah pernyataan resmi, rekaman itu memberikan "lebih banyak bukti bahwa pesawat UIA ditembak jatuh dengan sebuah rudal, dan tidak ada peringatan sama sekali".

Baca Juga: Iran menangkap orang yang merekam cuplikan meledaknya pesawat Ukraina

Rezaifar menyebutkan, tim investigasi Ukraina serta semua orang asing yang terlibat dalam penyelidikan jatuhnya pesawat telah meninggalkan Iran.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×