kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.678.000   -14.000   -0,83%
  • USD/IDR 16.585   -130,00   -0,79%
  • IDX 6.271   -214,85   -3,31%
  • KOMPAS100 907   -39,76   -4,20%
  • LQ45 704   -27,76   -3,80%
  • ISSI 197   -7,32   -3,58%
  • IDX30 365   -13,68   -3,62%
  • IDXHIDIV20 445   -14,85   -3,23%
  • IDX80 103   -4,03   -3,77%
  • IDXV30 108   -4,81   -4,27%
  • IDXQ30 120   -4,00   -3,23%

Ini Peringatan Putin kepada Eropa Soal Hubungan AS-Rusia


Jumat, 28 Februari 2025 / 09:23 WIB
Ini Peringatan Putin kepada Eropa Soal Hubungan AS-Rusia
ILUSTRASI. Pada Kamis (27/2/2025), Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan "para elit Barat" agar tidak mencoba menyabotase potensi pemulihan hubungan antara Rusia dan Amerika Serikat. REUTERS/Turar Kazangapov


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - MOSKOW. Pada Kamis (27/2/2025), Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan "para elit Barat" agar tidak mencoba menyabotase potensi pemulihan hubungan antara Rusia dan Amerika Serikat.

Putin mengatakan bahwa Moskow akan menggunakan para diplomat dan badan intelijennya untuk menggagalkan upaya tersebut.

Mengutip Reuters, berbicara kepada badan keamanan FSB Rusia, penerus KGB era Soviet dan badan yang pernah dipimpinnya, Putin mengatakan bahwa ia senang dengan cara upaya pemulihan hubungan antara Moskow dan Washington berjalan, meskipun masih dalam tahap awal.

"Saya perhatikan bahwa kontak pertama dengan pemerintahan Amerika yang baru menimbulkan harapan tertentu. Ada suasana timbal balik untuk bekerja memulihkan hubungan antarpemerintah dan secara bertahap menyelesaikan sejumlah besar masalah sistemik dan strategis yang telah terbentuk dalam arsitektur keamanan dunia," kata Putin.

Ia kemudian memuji fakta bahwa "mitra" Rusia saat ini menunjukkan apa yang disebutnya pragmatisme dan realisme, meninggalkan "klise ideologis" pendahulu mereka yang menurutnya telah menyebabkan krisis dalam hubungan internasional.

Namun, Putin mengatakan jelas bahwa tidak semua negara mendukung gagasan hubungan yang lebih hangat antara dua kekuatan nuklir terbesar di dunia.

Baca Juga: Inilah Ambisi Rusia dalam Industri Logam Tanah Jarang

"Kami memahami bahwa tidak semua orang senang dengan dimulainya kembali kontak Rusia-Amerika. Beberapa elit Barat masih bertekad untuk mempertahankan ketidakstabilan di dunia, dan kekuatan-kekuatan ini akan mencoba mengganggu atau mengkompromikan dialog yang telah dimulai," kata Putin.

Dia menambahkan, "Kita perlu menyadari hal ini dan menggunakan semua kemungkinan dalam hal diplomasi dan badan intelijen kita untuk menggagalkan upaya-upaya tersebut."

Ia tidak menjelaskan siapa yang dimaksudnya. Namun, komentarnya tampak seperti merujuk pada Uni Eropa dan Inggris, yang telah menyuarakan kekhawatiran tentang prospek perundingan Rusia-AS untuk mengakhiri perang di Ukraina yang tidak melibatkan Kyiv dan Uni Eropa di meja perundingan dan terlalu lunak terhadap Moskow.

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, yang akan mengadakan perundingan dengan Trump di Washington pada hari Kamis, mengatakan bahwa ia akan siap untuk mengirim pasukan Inggris ke Ukraina sebagai bagian dari pasukan penjaga perdamaian pascaperang, sesuatu yang ditentang Moskow. 

Baca Juga: Uni Eropa Adopsi Sanksi Baru Terhadap Rusia, Bursa Kripto Masuk Daftar



TERBARU
Kontan Academy
Mastering Finance for Non Finance Entering the Realm of Private Equity

[X]
×