kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.770.000   11.000   0,40%
  • USD/IDR 18.046   -27,00   -0,15%
  • IDX 5.595   -245,02   -4,20%
  • KOMPAS100 736   -35,18   -4,56%
  • LQ45 558   -23,17   -3,99%
  • ISSI 195   -8,81   -4,33%
  • IDX30 316   -12,58   -3,83%
  • IDXHIDIV20 392   -14,84   -3,65%
  • IDX80 84   -3,56   -4,08%
  • IDXV30 107   -4,76   -4,28%
  • IDXQ30 102   -3,95   -3,72%

Ini sektor industri yang paling terdampak virus corona versi Moody's


Selasa, 17 Maret 2020 / 13:41 WIB
ILUSTRASI. A member of cleaning staff in protective suit disinfects the cabin of an Emirates Airbus A380, following the outbreak of the coronavirus, in Dubai, United Arab Emirates March 5, 2020. Picture taken March 5, 2020. Emirates Airline/Handout via REUTERS ATTEN


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penyebaran corona virus bakal memperlambat pertumbuhan ekonomi. Lembaga rating Moody's menyebut, dampak finansial atas virus korona telah terasa pada beberapa sektor korporasi utama. 

"Sektor yang bergantung pada perdagangan dan pergerakan bebas orang-orang paling terpapar, seperti penumpang maskapai penerbangan, pengiriman, dan penginapan dan liburan meliputi jalur pelayaran dan restoran," kata Benjamin Nelson, Wakil Presiden Moodys dan Pejabat Kredit Senior yang menulis laporan ini.

Moody's menilai, pembuat mobil global juga di bawah tekanan besar karena ketergantungan mereka pada rantai pasokan global. Sementara, peritel game dan non-makanan di wilayah tertentu juga terkena gangguan rantai pasokan. Penurunan lalu lintas pejalan kaki lantaran karantina dan pembatasan perjalanan membuat harga komoditas merosot secara berkepanjangan. 

Baca Juga: Berpotensi resesi, Moody's pangkas pertumbuhan ekonomi negara G20 0,3% jadi 2,1%

Moody's dalam riset menambahkan, kualitas kredit produsen komoditas sudah merosot sejak penurunan harga komodtas. Lembaga rating menyebut, hanya perusahaan global yang memiliki peringkat tinggi yang mampu bertahan menghadapi penurunan pasar. 

Tak hanya itu, gula dan etanol adalah sektor yang sangat signifikan di Amerika Latin cukup terpapar. Harga minyak yang lebih rendah membuat tantangan atas penetapan harga etanol, terkait dengan bensin, dan gula, yang banyak digunakan untuk menghasilkan etanol. 

"Kemampuan perusahaan menahan dampak virus akan tergantung pada durasinya, dan kami mengingatkan ketika peristiwa berlangsung sangat cepat setiap hari, penilaian kami terhadap paparan akan berubah setiap waktu," kata Richard Morawetz, Wakil Presiden Moody dalam rilis.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×